Ratusan Buruh di Jepara Unjuk Rasa Minta Upah Layak Rp 2.000.264

Aksi ini buntut atas sidang dewan pengupahan yang tidak menghasilkan satu keputusan UMK.

Ratusan Buruh di Jepara Unjuk Rasa Minta Upah Layak Rp 2.000.264
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Ratusan buruh menggelar aksi di halaman Kantor Bupati Jepara, Selasa (30/10/2018). Mereka menuntut upah layak yang telah diusulkan kepada Bupati Jepara sebesar Rp 2.000.264 diajukan ke Gubernur Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Ratusan buruh dari berbagai elemen organisasi menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Jepara, Selasa (30/10/2018).

Buruh yang menamakan diri Aliansi Serikat Pekerja Jepara (ASPJ) mendesak agar Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengusulkan upah minimum kabupaten (UMK) Jepara tahun 2019 sebesar Rp 2.000.264 ke Gubernur Jawa Tengah.

Aksi yang dilakukan oleh berbagai organisasi buruh merupkan buntut atas sidang dewan pengupahan yang tidak menghasilkan satu keputusan UMK.

Aksi yang digelar pada Senin (29/10/2018) kemarin menghasilkan dua angka.

Angka yang dihasilkan berdasarkan kajian pemerintah, pengusaha, serta akademisi sebesar Rp 1.879.031 atau naik 8.03 persen.

Kenaikan upah itu berdasarkan pada PP 78 Tahun 2015.

Baca: Dewan Pengupahan Salatiga Sepakat Gunakan PP Nomor 78 Tahun 2015 untuk UMK 2019

Sementara dari pihak buruh mengajukan usulan UMK sebesar Rp 2.000.264 atau naik 15 persen.

Kenaikan UMK yang diusulkan oleh buruh didasarkan oleh tren kenaikan UMK dan kebutuhan hidup layak tahun sebelumnya.

Pada akhirnya, keputusan rapat akhirnya mengerucutkan jika Bupati Jepara bakal mengajukan dua angka ke Gubernur Jawa Tengah.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved