Wali Kota Tegal Segera Tutup Karaoke Tak Berizin dan Tak Layani Permintaan Perpanjangan Izinnya

Termasuk karaoke yang habis masa kontraknya juga tidak akan dilakukan perpanjangan izin lagi.

Wali Kota Tegal Segera Tutup Karaoke Tak Berizin dan Tak Layani Permintaan Perpanjangan Izinnya
Wali Kota Tegal, Nursholeh saat menghadiri Sidang Paripuran DPRD Kota Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Wali Kota Tegal HM Nursholeh secara tegas menyatakan akan menutup karaoke yang tak memiliki izin.

Sesuai Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 5 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan
Usaha Pariwisata.

Termasuk karaoke yang habis masa kontraknya juga tidak akan dilakukan perpanjangan izin lagi.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tegal saat memberikan Jawaban Pemandangan Umum Fraksi di DPRD Kota Tegal pada yang Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Wali Kota Tegal atas Nota Keuangan Raperda APBD Kota Tegal Tahun 2019 yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Anshori Faqih, Selasa (30/10/2018).

Baca: DPRD Kota Tegal Beri Kesempatan Wali Kota Nursholeh Menjawab Pemandangan Umum APBD 2019

Wali kota bahkan memberi batas waktu selama dua hari kedepan kepada pihak manajemen karaoke yang tidak memiliki izin untuk segera menutup sendiri tempat usahanya.

"Saya dan forkopimda siap menutup jika manajemen tidak mau menutupnya sendiri. Peringatan yang disampaikan wali kota tersebut terhitung mulai hari ini Senin 30 Oktober 2018, tertuju pada salah satu karaoke di kawasan Ruko Nirmala yang diketahui beroperasi namun tidak memiliki izin," ujarnya.

Selain menyoroti tentang karaoke tak berizin, dalam jawabannya, Nursholeh juga menjelaskan langkah Pemerintah Kota Tegal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai upaya seperti pengembangan sistem dan prosedur dalam pelayanan perpajakan dan retribusi berbasis online sistem.

Optimalisasi pungutan pendapatan asli daerah melalui pemasangan tapping box dan
pemantauan objek-objek pajak.

Peningkatan ketrampilan dan pengetahuan serta profesionalisme sumber daya manusia aparatur, penerapan e-retribusi, serta pelaksanaan rakor pendapatan secara berkala.

Atas berbagai penjelasaan nota keuangan yang disampaikan walikota, seluruh anggota DPRD Kota Tegal mensetujui Raperda APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2019 untuk dibahas lebih lanjut melalui alat kelengkapan DPRD Kota Tegal. (*)

Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved