Bupati Mirna Tegaskan Seluruh Kecamatan di Kendal Sudah Bebas dari BAB Sembarangan

Bupati Kendal, Mirna Annisa meminta para warga benar-benar memahami arti dari ODF.

Bupati Mirna Tegaskan Seluruh Kecamatan di Kendal Sudah Bebas dari BAB Sembarangan
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Bupati Kendal, Mirna Annisa mencanangkan daerahnya bebas dari buang air besar sembarangan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Seluruh kecamatan di Kabupaten Kendal sudah dinyatakan Bebas dari Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

Hal ini membuat warga di seluruh kecamatan Kabupaten Kendal telah mempunyai akses untuk mendapatkan sanitasi sehingga tidak melakukan buang air besar sembarangan.

Bupati Kendal, Mirna Annisa meminta para warga benar-benar memahami arti dari ODF.

Menurutnya, ODF tidak sebatas buang air besar saja, namun juga bermkasud agar masyarakat juga menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat sehingga tidak ada penyakit yang menyerang masyarakat

"Jadi tidak hanya mendeklarasikan makplung (buang air besar) sembarangan saja namun juga melakukan menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih," jelasnya dalam acara deklrasai ODF Kecamatan Kaliwungu Selatan di Lapangan desa Darupono, Rabu (31/10/2018).

Baca: Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Kendal Gelar Operasi Zebra Candi Selama Dua Pekan

Menurutnya setelah warga mendapatkan sanitasi yang bersih, maka masyarakat juga memikirkan sistem pembuangan maupun pengolahan limbah rumah tangga yang dihasilkan tiap harinya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kendal, Agus Sumaryono mengatakan bahwa pihaknya juga akan melakukan segra melakukan deklarasi bahwa Kabupaten Kendal telah terbebas dari kebiasaan buang air besar sembarang.

"Namun sebelum deklarasi itu, ada tim klarifikasi dari Pemerintah Provinsi untuk mengecek apakah seluruhnya sudah bebas dari BABS (Buang Air Besar Sembarangan), Saat ngecek pemerintah kota disektar Kendal juga diajak," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa pada hari itu ada sebanyak empat kecamatan yang mendeklarasikan dirinya mereka terbebas dari buang air besar sembarangan, yaitu kecamtan Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, Kendal dan Weleri.

"Jadi hari ini seluruhnya sudah mendeklarasikan ODF," jelasnya.

Baca: Sejumlah Warga Tolak Penutupan Lokalisasi Gambilangu dan Alaska di Kendal

Kepala Puskesmas Kaliwungu Selatan dr Hesti Sulistyaningsih mengatakan bahwa untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk tidak membuang air besar sembarangan, tim Strategi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dibentuk melakukan blusukan kerumah rumah warga.

"Jadi mereka mengecek tiap rumah apakah ada sanitasi atau tidak. Jika belum mempunyai kami sarankan untuk menumpang dengan kerabat atau tetangga agr mereka mempunyai akses sanitasi dan tidak melakukan BABS," jelasnya.

Pihaknya pun juga bekerja sama dengan pemerintahan desa agar membentuk komitmen agar para warganya untuk tidak melakukan buang air sembarangan di sembarangan tempat seperti kebun, sungai dan hutan.

"Bahkan seperti pemdes kedungsuren, mereka berencana untuk memberikan sanksi apabila ada warga yang melakukan BABS," jelasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved