Kapolres Salatiga Harap Operasi Zebra Candi Berdampak pada Turunnya Angka Kecelakaan
Tiap bulan pelanggaran lalu lintas yang terjadi di Kota Salatiga mencapai 2.500 kasus
Penulis: deni setiawan | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan berharap Operasi Zebra Candi 2018 bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 30 persen.
Menurutnya, sejauh ini kesadaran masyarakat saat berkendara masih cukup rendah.
Buktinya, banyak pelanggaran yang masih dijumpai jajarannya.
“Pelanggaran lalu lintas di Salatiga rata-rata mencapai sekitar 2.500 kasus per bulan."
"Pelanggaran didominasi oleh pengguna sepeda motor," kata dia, Rabu (31/2018).
Sementara dilihat dari pelaku pelanggaran, lanjut Yimmy, didominasi oleh pelajar yang mencapai sekitar 60 persen.
Pelanggaran yang dilakukan pelajar itu, sebut Yimmy, misalnya tidak menggunakan helm, berkendara tanpa dilengkapi surat kendaraan dan lain sebagainya.
Atas dasar itu, pihaknya melalui Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga terus mengedukasi melalui program roadshow ke sekolah-sekolah.
Ia berharap, dengan berbagai program yang dilakukan, mampu menekan angka pelanggaran.
Di sisi lain, turunnya pelanggaran, sambungnya, bakal berdampak pada angka kecelakaan di Salatiga yang rata-rata 2-3 kasus per bulannya.
"Kecelakaan diawali tidak tertibnya pengendara," ucap Yimmy. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolres-salatiga_20180616_173816.jpg)