Padukan Olahraga, Budaya dan Ekonomi Kreatif, Biketourrundance Jadi Promosi Wisata Banyumas

"Gelaran multieven itu ada sepeda, tour mobil klasik dan offroad, fun run serta tari-tarian," katanya.

Padukan Olahraga, Budaya dan Ekonomi Kreatif, Biketourrundance Jadi Promosi Wisata Banyumas
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
120 peserta Kompas Bike-Jateng Gayeng memulai start di pendopo Kabupaten Banyumas dengan diiringi tarian dan musik Kentongan khas Banyumas 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Pemerintah Kabupaten Banyumas akan meluncurkan program promosi pariwisata bertajuk "Biketourrundance" pada 14-16 Desember 2018 mendatang.

Koordinator Biketourrundance, Guno Purtopo mengatakan, program yang mengangkat tema "Spirit of Slamet" itu berisi atraksi pariwisata yang mengolaborasikan budaya, olah raga alam bebas, ekonomi kreatif dan seni.

"Gelaran multieven itu ada sepeda, tour mobil klasik dan offroad, fun run serta tari-tarian," katanya.

Baca: Mengenal Pemandian Kali Bacin Banyumas, Punya Khasiat Sembuhkan Gatal dan Rematik

Sekretaris Biketourrundance, Prayitno mengatakan, even ini menggabungkan beberapa rangkaian kegiatan, yaitu sepeda santai (bike), wisata (tour) lari (run), serta tarian (dance).

Pada hari pertama, 14 Desember, "Biketourrundance" akan diawali dengan tour keliling Banyumas menggunakan mobil klasik mulai dari Tugu Nol Kilometer di kota Purwokerto menuju sejumlah sentra UMKM seperti Batik Papringan di Kecamatan Banyumas, getuk goreng di Sokaraja, dan berakhir di Palawi, Kecamatan Baturraden.

"Selanjutnya, peserta akan diajak berkemah di Karangsalam, Baturraden, yang saat ini menjadi desa kreatif," katanya.

Keesokan harinya, kegiatan akan diisi dengan bersepeda santai dengan rute Bukit Bintang-Wanawisata Palawi-Limpakuwus-Kutayasa-Kemutug Kidul-Bukit Bintang sejauh 15 kilometer.

Di sepanjang jalan tersebut, peserta akan dikenalkan dengan sejumlah destinasi wisata dan kawasan kerajinan bambu di Desa Kemutug Kidul.

"Targetnya, peserta sepeda santai mencapai seribu orang," katanya.

Baca: Anggota DPRD Soroti Penurunan Prestasi Kontingen Banyumas di Porprov Jateng 2018

Pada hari terakhir, akan digelar kegiatan lari dengan melewati sejumlah rute di Kecamatan Baturraden dan Sumbang. Setiap kelompok sadar wisata (pokdarwis) dipersilakan memamerkan potensi masing-masing termasuk kesenian tradisional seperti tari-tarian di sepanjang rute itu.

"Juga ada pementasan sendratari dan tari-tarian lainnya dari seniman Banyumas," katanya.

Bupati Banyumas Achmad Husein berharap, "Biketourrundance" bisa ikut mendongkrak kunjungan wisatawan ke Banyumas yang akhirnya berdampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Ke depan mungkin tidak hanya digelar selama tiga hari. Waktunya dibuat bertepatan dengan libur anak sekolah," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved