Pemkab Boyolali Kebut Penyelesaian Kebun Raya Indrokilo Boyolali

Kebun raya yang dibangun sejak tahun 2016 lalu itu sudah memakan anggaran kurang lebih Rp 36 miliar.

Pemkab Boyolali Kebut Penyelesaian Kebun Raya Indrokilo Boyolali
Kebun raya dengan sebutan Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB) seluas hampir sembilan hektare. 

Sehingga tujuan pembangunan Kebun raya ini sesuai yang diharapkan, yakni sebagai wahan pelestarian tumbuhan, penyedia ruang terbuka hijau, wisata dan sarana edukasi.

Salah satu sarana edukasi yakni adanya Elektrolisa Banyu Udan (EBU) yang mengubah air hujan menjadi air siap minum dan Taman Pojok Energi Baru Terbarukan berbentuk kincir yang mampu mengubah berbagai energi menjadi energi cahaya.

Kebun raya yang dibangun sejak tahun 2016 lalu itu sudah memakan anggaran kurang lebih Rp 36 miliar.

Tahun pertama, Pemkab menggelontorkan dana Rp 5,7 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp 987 juta non fisik.

Tahun kedua, anggaran untuk fisik yang dikucurkan mencapai Rp 9,3 miliar serta non fisik mencapai Rp 549 juta.

"Pembangunan tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp 7 miliar 236 juta," kata Totok.

Anggaran sebesar itu diantaranya digunakan untuk pembangunan jembatan, gazebo, area outbond, fitur lukisan kolam dan patung Sosro Birowo.

Bupati Boyolali, Seno Samodro memastikan bahwa KRIB akan diresmikan awal tahun 2019, sesuai dengan target awal pembangunan kebun raya.

“Nanti Mei (2019) lah, pas Padusan akan diresmikan Ikon Boyolali yang dahsyat, yakni Kebun Raya Indrokilo Boyolali, yang akan menjadi tinggalan anak cucu kita ratusan tahun yang akan datang,” pungkas Seno. (*)

Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved