BPN Klaim Pembebasan Tahan II Lahan Terdampak Tol Semarang-Batang Tinggal 100 Bidang

Ia mengungkapkan, dari 174 bidang yang belum terbebaskan, 42 bidang lahan sudah ada musyawarah.

BPN Klaim Pembebasan Tahan II Lahan Terdampak Tol Semarang-Batang Tinggal 100 Bidang
Istimewa
Tim panitia pembebasan tanah (P2T) melakukan verifikasi lahan tahap II dan bangunan yang terdampak pembangunan jalan tol Semarang-Batang di Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan, Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Seksi Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang, Wibowo B Suharto mengatakan, data tanah tambahan yang prioritas harus dibebaskan untuk tahap II ini perlu kecocokan antara BPN dengan yang dimiliki Jasa Marga.

Ia beralasan, sejumlah bidang tanah sebenarnya berupa fasilitas umum (fasum) kelurahan sehingga secara otomatis sudah terbebaskan.

Dari datanya, lahan yang belum terbebaskan hanya 100 bidang saja.

Ia mengungkapkan, dari 174 bidang yang belum terbebaskan, 42 bidang lahan sudah ada musyawarah dan tinggal dilakukan pembayaran.

"Ada 20 bidang yang berupa fasum. Sehingga bidang itu tidak perlu pembebasan karena secara otomatis bisa dipakai. Artinya masih ada 112 bidang yang belum," katanya, Jumat (2/11/2018).

Baca: Warga Ngaliyan Terdampak Pembangunan Jalan Tol Semarang-Batang Tunggu Ganti Rugi Lahan

Ditambahkannya, ada 12 bidang lahan lagi yang baru mencapai kesepakatan.

Sehingga dalam waktu dekat juga sudah bisa dibayar dan dibebaskan.

Dengan demikian, tersisa 100 bidang yang saat ini perlu dikejar pembebasannya mengingat waktunya sudah melebihi target.

"Kita prosesnya jalan terus. Sebenarnya waktu pembebasan masih lama karena berdasarkan UU Nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah, standar waktu pembebasan itu 158 hari setelah sosialisasi dan maksimal 358 hari," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved