Bupati Wihaji Ajak Dialog Tim Penggerak PKK se-Kabupaten Batang Tentang Program Kreatif

Adapun sekitar 60 peserta dari PKK se-Kabupaten Batang diajak berdialog bersama Bupati Wihaji.

Bupati Wihaji Ajak Dialog Tim Penggerak PKK se-Kabupaten Batang Tentang Program Kreatif
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Bupati Batang Wihaji melakukan dialog bersama TP PKK se Kabupaten Batang di lokasi Wisata Si Kembang, Jumat (2/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tim Penggerak PKK se Kabupaten Batang adakan rakor camping dan outbound di tempat wisata Si Kembang yang terletak di Kecamatan Blado.

Adapun sekitar 60 peserta dari PKK se-Kabupaten Batang diajak berdialog bersama Bupati Wihaji yang juga Pembina TP PKK Kabupaten Batang.

Dijelaskan Wihaji, anggota PKK tak bisa menyampingkan tugas pokok yaitu sebagai ibu rumah tangga.

"Selain tugas pokok menjadi seorang ibu rumah tangga, PKK memiliki tugas mendukung program pemerintah daerah," jelasnya, Jumat (1/11/2018) malam.

Baca: Cara Unik Anggota Kodim 0736/Batang Untuk Hilangkan Penat Usai Tugas TMMD

Ditambahkannya, dedikasi ketua TP PKK tingkat kecamatan di Kabupaten Batang yang mayoritas memiliki suami ASN wajib ditingkatkan.

"Peranan TP PKK sangat dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk dalam posyandu, ekonomi kreatif dan juga jambaninasi, dimana kebanyakan desa di Kabupaten Batang belum menyeluruh teredukasi tentang jambanisasi, dan program lainya," paparnya.

Wihaji menuturkan, PKK harus memiliki inovasi-inovasi baru yang terus dilakukan dalam melaksanakan program-progran kerjanya.

"Seperti Minggon Jatinan yang diinisiasi oleh TP PKK, dimana perputaran uang di acara yang diadakan setiap Minggu pagi di Hutan Kota Rajawali (HKR) capai sekitar Rp 80 juta, tak hanya menjadi pengungkit ekonomi, Minggon Jatinan mendapatkan peringkat ke enam tentang acara kreatif ramah lingkungan oleh Kementerian Kominfo, karena dalam acara makanan yang dijual ramah lingkungan, baik dari bungkus maupun bahannya," tambahnya.

Baca: Pemkab Batang Terus Upayakan Percepatan Perda RTRW

Wihaji berharap, tahun depan TP PKK fokus ke program yang sudah ditentukan, namun tidak menyampingkan tugas pokok di masyarakat.

"PKK dengan OPD memiliki tugas yang sama, hanya saja, OPD memiliki tugas pokok tentang pelayanan publik, sedangkan PKK membantu yang belum terkover oleh OPD, jika saling bersinergi kami yakin akan terwujud pemerintahan yang berpihak pada masyarakat, jadi peran PKK memang sangat dibutuhkan," ujarnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved