Waskita Karya Lakukan Percepatan Kejar Target Peresmian Tol Semarang-Batang

PT Waskita Karya sedang mengejar progres pembangunan agar dapat diresmikan sesuai batas waktu yang ditentukan.

Waskita Karya Lakukan Percepatan Kejar Target Peresmian Tol Semarang-Batang
Istimewa
Pekerja menggunakan alat berat melakukan pembongkaran bangunan rumah warga terdampak pembangunan jalan tol Semarang-Batang di Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, kemarin. Pembongkaran dilakukan karena pemilik sudah menerima uang ganti rugi lahan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Peresmian operasional jalan tol Semarang-Batang ditargetkan dilaksanakan akhir 2018 ini. Pihak pelaksana pembangunan jalan tol, PT Waskita Karya, saat ini sedang melakukan percepatan pembangunan guna mengejar target tersebut.

Humas PT Waskita Karya untuk seksi 5 Proyek Tol Semarang-Batang, Sutarji menyebutkan, saat ini pihaknya sedang mengejar progres pembangunan agar dapat diresmikan sesuai batas waktu yang ditentukan.

Pasalnya, saat ini juga sudah ada upaya penambahan waktu dari target peresmian sebelumnya yang seharusnya dilaksanakan Oktober kemarin.

"Kami lakukan percepatan progres pembangunannya dengan cara dilakukan pekerjaan siang malam supaya peresmian bisa dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan," kata Sutarji kepada Tribun Jateng, Minggu (4/11/2018).

Kendala utama percepatan pembangunan yang dilakukan, katanya, yaitu pembebasan lahan tambahan untuk pembuatan exit tol di Ngaliyan, Kota Semarang. Alasannya, lahan tambahan tersebut tidak masuk dalam kategori super prioritas.

Sehingga pembebasan lahan tambahan tersebut masih belum selesai hingga saat ini. Berdasarkan catatan PT Bina Marga, dari total kebutuhan 276 bidang lahan tambahan untuk exit tol di Ngaliyan, baru terbebaskan 102 bidang dan sisanya 174 bidang belum terbebaskan. Padahal, deadline pembebasan lahan tambahan tersebut berakhir Rabu (31/10/2018) lalu.

"Kami optimistis kalau pembebasan lahan beres, pekerjaan selesai tepat waktu. Karena kendala untuk pembangunan exit tol Ngaliyan itu di pembebasan lahan," jelasnya.

Terkait upaya percepatan yang dilakukan, lanjutnya, selain pengerjaan jalan tol yang dikebut siang dan malam, juga dilakukan penambahan jumlah pekerja. Tujuannya agar percepatan pembangunan lebih maksimal. Hanya saja, Sutarji tidak menyebutkan berapa tambahan jumlah pekerjanya.

"Kalau tambahan jumlah pekerja untuk percepatan ini, kami sesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan. Karena sekarang ini pekerjaan berjalan paralel antara jalan tol existing dengan exit," paparnya.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved