Breaking News:

Dorong Pemberian Asi Eksklusif, PKK Kota Salatiga Gelar Lomba Laktasi

Lomba tersebut diselenggarakan di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Jalan Diponegoro nomor 1, Kota Salatiga, Rabu (7/11/18).

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih pujo asmoro
Tribun Jateng/Eka Yulianti Fajlin
Tim juri sedang menilai peserta lomba laktasi yang diselenggarakan oleh PKK Kota Salatiga dan Ikatan Konselor Asi Salatiga (IKAS), Rabu (7/11/18). Peserta lomba sedang menunggu giliran penilaian lomba laktasi tingkat kota, Rabu (7/11/18). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - PKK Kota Salatiga menggelar lomba laktasi tingkat kota tahun 2018 sebagai bentuk dorongan bagi para ibu dalam pemberian asi eksklusif.

Lomba tersebut diselenggarakan di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Jalan Diponegoro nomor 1, Kota Salatiga, Rabu (7/11/18).

Wakil Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, Ida Nurul Farida Haris mengatakan, dalam penyelenggaraan lomba tersebut PKK Kota Salatiga bekerjasama dengan Ikatan Konselor Asi Salatiga (IKAS).

Adapun pesertanya yakni para ibu yang memiliki bayi dibawah umur enam bulan.

Tujuan lomba tersebut, lanjutnya, untuk menambah pemahaman pentingnya pemberian asi eksklusif selama enam bulan kepada sang buah hati.

"Laktasi yang benar akan menentukan generasi yang sehat dikemudian hari."

"Saya berharap ibu-ibu di Kota Salatiga benar-benar menyiapkan generasi yang baik melalui pemberian asi esklusif," tutur Ida.

Menurut Ida, anak yang di gendong oleh ibu dan melekat kepada ibu akan menimbulkan kedekatan secara psikologis.

Oleh karena itu, pemberian asi yang sesuai juga akan berdampak serupa.

Sementara itu, ketua IKAS, Titik Anggraini menjelaskan, dalam lomba laktasi tersebut, para ibu dinilai bagaimana posisi menyusui secara benar.

"Adapun yang menilai peserta lomba ada dari PKK, DP3A, IKAS, Disdalduk, dan Dinkes Kota Salatiga," terangnya.

Dia mengungkapkan, IKAS juga bekerjasama dengan Dinkes Kota Salatiga untuk memberikan sertit kepada para ibu yang memberikan asi ekslusif kepada bayinya.

"Tiap Puskesamas sudah menyipkan sertifikat tersebut," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved