Awali Pekan, IHSG Terpuruk 1,65% ke Posisi 5.777,05

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk di hari pertama pekan ini, Senin (12/11/2018).

KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi aktivitas di bursa saham. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk di hari pertama pekan ini, Senin (12/11/2018).

Indeks mengakhiri perdagangan dengan kehilangan 97 poin atau lebih rendah 1,65 persen ke posisi 5.777,05.

Sebanyak 267 saham yang turun menyeret IHSG ke zona merah.

IHSG tak mampu bertahan dengan 122 saham yang menguat dan 120 saham lain yang harganya stagnan. 

Sampai sore ini, pasar memperdagangkan 7,02 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,77 triliun.

Sektor saham aneka industri merosot tajam sampai 3,16 persen, diikuti grup saham barang konsumer yang turun 2,5 persen dan manufaktur melorot 2,25 persen.

Investor asing mulai menjual saham lagi.

Net foreign sell di pasar reguler sebesar Rp 129,62 miliar.

Sedangkan di pasar keseluruhan terjadi net sell Rp 17,68 miliar. 

Saham LQ45 yang paling menderita penurunan sore ini antara lain:
- PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang merosot 9,76 persen menjadi Rp 4.760 per saham
- PT PP Tbk (PTPP) turun 6,71 persen menjadi Rp 1.460 per saham
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 5,99 persen menjadi Rp 1.335 per saham

Sedangkan saham LQ45 yang naik antara lain:
- PT Indo Tambangraya Tbk (ITMG) naik 3,47 persen menjadi Rp 23.875 per saham
- PT Indika Energy Tbk (INDY) menguat 2,72 persen menjadi Rp 2.640 per saham
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 2,08 persen menjadi Rp 4.420 per saham.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul 10 sektor kompak melorot, IHSG ditutup turun 1,65%

Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved