Wakili Jateng, Tarian Prajurit Ki Ageng Gringsing Raih Juara Umum Keprajuritan Nusantara

Tarian prajurit Ki Ageng Gringsing dari Kabupaten Batang yang mewakili Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih juara umum Karnaval Keprajuritan Nusantara

Wakili Jateng, Tarian Prajurit Ki Ageng Gringsing Raih Juara Umum Keprajuritan Nusantara
Istimewa
Penampilan tarian prajurit Ki Ageng Gringsing Karnaval Keprajuritan Nusantara yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 2018, Minggu (11/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Tarian prajurit Ki Ageng Gringsing dari Kabupaten Batang yang mewakili Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih juara umum Karnaval Keprajuritan Nusantara yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 2018, Minggu (11/11/2018) malam.

Kabar gembira dan membanggakan tersebut diutarakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Achmad Taufiq dalam rilisnya yang diterima Tribunjateng.com, Senin (12/11/2018).

“Alhamdulilah kami meraih juara umum Karnaval Keprajuritan Nusantara TMII 2018, hal ini tidak terlepas dari latihan keras para penari,” tutur Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Achmad Taufiq.

Tarian Kolosal yang ditampilkan tersebut berkisah perjuangan Ki Ageng Gringsing bersama prajuritnya, dalam melawan dan mengusir penjajah di Kabupaten Batang.

Ki Ageng Gringsing bisa menjelma menjadi harimau atau simo dalam bahasa Jawa, ketika menghadapi tentara Belanda atau penjajah.

Dalam penyajiannya, prajurit ditampilkan dua kelompok yaitu bergodo putra dan bergodo putri, lengkap dengan senjata. Seperti, silat, umbul-umbul, pedang, tameng, tombak, panah dan cundrik.

Arak-arakan prajurit ditata dengan sentuhan masa lampau, yang dibalut koreografi, tata rias busana, alunan gamelan, tambur, terompet dan merdunya tembang jawa, menjadi sajian yang mempesona, sehingga mampu menghibur penonton dan dewan juri dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara TMII 2018.

Cerita Prajurit Ki Ageng Gringsing merupakan karya Bambang Suryantoro. Sutradara, Ratna Kencanawati, penata musik Agus Effendi, penata gerak Rangghita Anjali dan penata arsistik, Kustantinah.

“Ki Ageng Gringsing adalah tokoh pejuang Batang. Beliau adalah ulama, pada saat melawan penjajah, dia bisa berubah fisik jadi simo. Maka tariannya disebut Simo Gringsing yang mampu menghartakan menjadai juara umum,” ujar Taufiq.

Taufiq mengatakan penghargaan ini merupakan kebanggaan Kabupaten Batang yang mewakili Jawa Tengah dan pada pertama kalinya tampil di TMII dalama Karnaval Keprajuritan Nusantara TMII.

Sebelumnya tim kesenian terlebih dulu tampil dalam gelar budaya di Provinsi Jawa Tengah sebagai ajang seleksi untuk bisa mewakili Jateng.

"Prestasi digelaran bergensi ini semoga menjadi motivasi pelaku seni dan budaya Kabupaten Batang, untuk semakin bersemangat melestarikan tarian daerah," tuturnya.

Karnaval Keprajuritan Nusantara diikuti 11 provinsi, Prajurit Ki Ageng Gringsing berhasil menjadi penyaji terbaik, penyaji unggulan, penyaji atraksi dan orisinalitas terbaik, serta penyaji arak-arakan terbaik.

Atas keberhasilannyanitu, berhak menerima piala bergilir dari Direktur Umum TMII, piala bergilir Panglima TNI RI, serta uang pembinaan sebesar Rp10 juta. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved