Hilangkan Mitos Semarang Kaline Banjir, Proyek Tol Mangkang Menyusuri Pesisir Tembus Kaligawe

Walikota Hendrar Prihadi optimistis 2020 mampu menghilangkan mitos lagu berjudul "Semarang Kaline Banjir".

Hilangkan Mitos Semarang Kaline Banjir, Proyek Tol Mangkang Menyusuri Pesisir Tembus Kaligawe
eljohnnews.com
Tol Laut Semarang 

SEMARANG, TRIBUNJATENG.COM - Pemkot Semarang terus berupaya menghilangkan persoalan banjir di Kota Semarang yang terjadi tiap tahunnya. Walikota Hendrar Prihadi optimistis 2020 mampu menghilangkan mitos lagu berjudul "Semarang Kaline Banjir".

Satu di antara upaya yang dilakukan adalah membangun jalan tol sekaligus berfungsi sebagai tanggul laut. Pembangunan jalan tol Kendal-Semarang dan Semarang-Demak selain untuk mengurai kemacetan juga menjadi tanggul laut, sebagai pengendalian rob.

Proyek tol Kendal-Semarang dan Semarang-Demak sebelumnya diagendakan sebagai Semarang Outer Ring Road (SORR) atau jalan lingkar. Namun karena berat di pembiayaan maka proyek tersebut dikonsultasikan ke pemerintah pusat, berubah menjadi jalan tol dengan rencana rute yang sama.

Kemudian pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung program itu. Bahkan dalam pembahasannya, kemudian Presiden Jokowi telah menyetujui pembangunan tol laut yang menghubungkan Kabupaten Kendal dengan Kota Semarang, dan Kota Semarang dengan kabupaten Demak.

Hendi sapaan akrab Walikota, mengemukakan, tanggul laut yang selama ini diidam-idamkan untuk bisa melindungi Semarang dari banjir rob segera terwujud.

"Yang sudah lelang adalah Tol Semarang-Demak menggunakan skema kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Berikutnya mungkin tahun depan, ini sedang diprakasai oleh investor untuk membuat trase dari Kendal ke Semarang. Jadi nanti berfungsi sebagai tanggul laut juga. Supaya cepat, kita tawarkan ke investor," kata Hendi kepada Tribun Jateng, Minggu (11/11).

Ditegaskannya, target tol Semarang-Demak selesai akhir 2020. Saat ini sedang proses pembebasan lahan.

Sedangkan target tol penghubung Kendal-Semarang akan selesai para tahun 2021. Rutenya yaitu dari perbatasan Kendal arah Mangkang menyusur pesisir kemudian tembus Kaligawe. "Insyaallah tol Kendal-Semarang-Demak nyambung tahun 2021," terangnya.

Agus Harap Warga Legowo

Camat Ngaliyan, Agus Priharwanto mengungkapkan bahwa ada empat kelurahan di wilayahnya yang terdampak pembangunan tol Kendal-Semarang. Diantaranya Wonosari, Gondoriyo, Podorejo, dan Wates.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved