Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Menurut Pertamina, Inilah 3 Kriteria Pengguna LPG 3 kg Bersubsidi

PT Pertamina (Persero) dan Polres Boyolali menggelar jumpa pers terkait penyalahgunaan LPG 3 kg bersubsidi oleh pengusana rumah makan di Boyolali.

Tayang:
Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: galih permadi

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - PT Pertamina (Persero) dan Polres Boyolali menggelar jumpa pers terkait penyalahgunaan LPG 3 kg bersubsidi oleh pengusaha rumah makan di Boyolali.

Jumpa pers tersebut dilakukan di Rasa Mirasa Jalan A. Yani km 8 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (13/11/2018).

"Kami temukan penyalahgunaan LPG 3 kg bersubsidi di 219 lokasi usaha rumah makan dan industri pengolahan makanan di Kabupaten Boyolali," tutur Kasat Sabhara Polres Boyolali, AKP Edi Sukamto, SH MH kepada para wartawan saat konferensi pers.

LPG 3 kg bersubsidi tersebut seharusnya diperuntukkan oleh masyarakat menengah ke bawah dengan kriteria tertentu.

Lalu apa saja kriteria tersebut?

Berikut ini jawaban Sales eksekutif LPG Rayon V PT Pertamina (Persero), Adeka Sangtraga kepada Tribunjateng.com.

1. Rumah tangga yang kurang mampu pendapatan perbulan kurang dari Rp 1,5 juta/ bulan

2. Usaha mikro

3. Nelayan

"Monitoring ini sangat efektif dan ini akan dilakukan secara kontinyu," jelas Adeka Sangtraga.

Sales eksekutif LPG Rayon V PT Pertamina (Persero), Adeka Sangtraga menjelaskan dari 219 lokasi pengusaha rumah makan yang didatangi di Boyolali menghabiskan lebih dari 70 Metrik Ton (MT) atau setara dengan 23.000 tabung LPG 3 kg.

Unit Manager Communication and CSR Marketing Operation Region V PT Pertamina (Persero), Andar Titi Lestari mengemukakan melalui tim monitoring merupakan satu di antara beberapa cara untuk mengurangi penyalahgunaan LPG 3 kg bersubsidi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved