4 Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: Percakapan Telepon Bernada Keras hingga Mobil Ngebut

Berbagai pemandangan tak lazim jadi kesaksian tetangga sebelum peristiwa pembunuhan satu keluarga di Bekasi

4 Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: Percakapan Telepon Bernada Keras hingga Mobil Ngebut
Tribunnews
Intan Sitanggang, kakak Diperum Nainggolan, korban pembunuhan satu keluarga di Bojong Nangka, Kota Bekasi, Senin (11/11/2018) dinihari. 

TRIBUNJATENG.COM - Berbagai pemandangan tak lazim jadi kesaksian tetangga sebelum peristiwa pembunuhan satu keluarga di Bekasi, dari pintu terbuka hingga lolongan anjing.

Peristiwa pembunuhan satu keluarga di Bekasi menghebohkan masyarakat.

Pembunuhan satu keluarga di Bekasi menimpa pasangan suami-istri dan dua anaknya ditemukan tewas di rumahnya, Jalan Bojong Nangka II RT 002 RW 007, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018).

Mereka adalah Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37), Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7).

Beberapa tetangga yang rumahnya berdekatan dengan rumah korban sempat bercerita kesaksian mereka sebelum jenazah korban ditemukan warga di rumahnya.

Mereka mengaku melihat beberapa hal tak lazim yang berbeda dari keseharian korban.

Petugas memasang police line di kediaman korban pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka II, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018) pagi. ()
Berikut ulasannya seperti dilansir TribunStyle.com dari Tribunnews dan Kompas.com:

1. Pintu gerbang terbuka dini hari

Feby Lofa, penghuni rumah kos di samping rumah korban, mengatakan, pada pukul 03.30 WIB dini hari, dia melihat pintu gerbang rumah kontrakan sudah terbuka dan televisi di rumah korban menyala.

Namun saat saksi memanggil korban dari luar rumah tidak ada jawaban. Sempat menelpon tapi tidak diangkat.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved