Inilah Menu Kuliner yang Disantap Jokowi Bersama TKW di Singapura

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para Tenaga kerja Wanita (TKW) di Singapura untuk makan bersama.

Inilah Menu Kuliner yang Disantap Jokowi Bersama TKW di Singapura
FACEBOOK/PRESIDEN JOKO WIDODO
Jokowi bersama para TKW 

TRIBUNJATENG.COM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para Tenaga kerja Wanita (TKW) di Singapura untuk makan bersama.

TribunJateng.com, melansir dari akun Facebook Presiden Joko Widodo yang diunggah pada Selasa (13/11/18).

Kedatangan Jokowi di Singapura untuk menghadiri KTT ke-33 ASEAN

Namun sebelum menghadiri acara tersebut, Jokowi menyempatkan menyambangi rumah makan khas Indonesia Bebek Goreng Pak Ndut di Lucky Plaza, Orchard Road, Singapura.

Baca: Muzdalifah Pacaran dengan Berondong yang Usianya Terpaut 15 Tahun, Inilah Pekerjaan Fadel Islami

Baca: 4 Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi: Percakapan Telepon Bernada Keras hingga Mobil Ngebut

Baca: Muzdalifah Pacaran dengan Berondong yang Usianya Terpaut 15 Tahun, Inilah Pekerjaan Fadel Islami

Baca: Pengendara Motor Tewas Setelah Bertabrakan dengan Mobil di Salatiga

Saat berada di restoran itu, banyak orang-orang yang menyapa dan melambaikan tangan untuk Jokowi.

Presiden kemudian meminta ajudannya Kolonel Mar Ili Dasili untuk mengajak warga Indonesia yang sedang menyapa dari luar rumah makan untuk bergabung makan bersama.

"Yang dadah-dadah suruh makan sini, kalau ada tempatnya," ujar Jokowi.

Kemudian, beberapa orang menghampiri Jokowi dan makan semeja bersama orang nomor satu se Indonesia itu.

Di restoran tersebut, Jokowi tampak memesan menu bebek goreng kremes, sayur asam, tahu, tempe, lengkap dengan sambal bawang dan sambal terasi.

Baca: Muzdalifah Pacaran dengan Berondong yang Usianya Terpaut 15 Tahun, Inilah Pekerjaan Fadel Islami

Baca: Sindir Sandiaga Uno, Ruhut Sitompul: Bentar-bentar Minta Maaf

Baca: TERBARU: Jalan Tol Solo-Ngawi Siap Beroperasi

Baca: Pengendara Motor Tewas Setelah Bertabrakan dengan Mobil di Salatiga

"Jauh-jauh ke Singapura, makannya tetap di restoran dengan menu Indonesia. Kenapa tidak?

Hari ini, saya dan rombongan makan siang di restoran Bebek Goreng Pak Ndut di Lucky Plaza, mal di kawasan Orchard Road. Kaesang yang sedang kuliah di Singapura datang bergabung.

Saya memesan bebek goreng kremes, sayur asam, tahu, tempe, berikut sambal bawang dan sambal terasi.

Di negeri jiran ini ada banyak restoran yang namanya familiar di Indonesia: dari Bebek Tepi Sawah, Sari Ratu, sampai Restoran Garuda. Sayang, kendati pemilik Sang Pisang di Singapura, pisang gorengnya belum dijual di sini," tulis Jokowi.

Wiwi, TKW di Singapura mengaku senang

Wiwi Sulandari, seorang tenaga kerja Indonesia di Singapura, tidak pernah menyangka jika dirinya diajak makan siang bersama oleh Presiden Joko Widodo.

Bahkan untuk bertemu langsung dan berjabat tangan saja, ia tak pernah memimpikannya.

Perempuan berusia 38 tahun asal Yogyakarta ini menjadi seorang yang beruntung bisa santap siang dengan Presiden.

Wiwi merupakan satu dari kerumunan yang heboh dengan kedatangan Presiden Jokowi.

Kesempatan bertemu Presiden ini tidak disia-siakan warga Indonesia untuk bersalaman dan berswafoto.

Baca: Usai Protes ke Jokowi, Kaesang: Maafkan Saya Pak, Jangan Keluarkan Saya dari KK

Baca: Bawa Kartu Identitas Anda! Yang Punya Nama Ahmad, Amin, Muhammad & Siti Bisa Makan Gratis di Sini

Baca: HUT ke-73 Brimob, Kapolri: Meski Paramiliter Brimob Membawa Nuansa Sipil

Baca: Aiman Terkejut Tahu Aktivitas Mantan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang Pilih Jadi Rakyat Biasa

Saat dipersilahkan Jokowi untuk masuk ke restoran, Wiwi tampak malu-malu kemudian duduk, lalu makan bersama dengan Presiden dan rombongan.

"Senang banget saya enggak menyangka, enggak mimpi apa-apa. Tadi enggak tahu, terus ada yang bilang Presiden RI datang. Terus saya naik susul ke atas ke lantai 1, saya lari ke restoran Indonesia. Harapan saya Indonesia di masa Pak Jokowi lebih maju lagi, lebih baik. Saya gemeteran ketemu Presiden," ucap Wiwi.

Diketahui, dalam santap siang tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya, dan Kepala Protokol Negara Andri Hadi. (TribunJateng.com/Woro Seto)

LIHAT JUGA :

Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved