Nuril Korban Pelecehan Seksual Didenda Rp 500 Juta, Hashtag #Saveibunuril Trending di Twitter

Nuril adalah korban pelecehan seksual secara verbal oleh kepala sekolah SMA Negeri 7 Kota Mataram bernama Muslim. Nuril yang memutuskan untuk merekam

Nuril Korban Pelecehan Seksual Didenda Rp 500 Juta, Hashtag #Saveibunuril Trending di Twitter
Foto kampanye #savenuril yang beredar di internet. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNJATENG.COM- Putusan kasasi MA nomor 574K/PID.SUS/2018, tanggal 26 September 2018 menyatakan, mengabulkan permohonan kasasi dari Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Mataram dan membatalkan putusan Pengadilan Negeri Mataram sebelumnya yang memvonis bebas Nuril.

Baiq Nuril divonis enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Nuril adalah korban pelecehan seksual secara verbal oleh kepala sekolah SMA Negeri 7 Kota Mataram bernama Muslim.

Nuril sendiri bekerja sebagai Honorer TU di sekolah bersangkutan.

Nuril mengaku sering diajak biacara hal-hal yang kurang penting dan ia mengaku mendapatkan pelecehan verbal.

Nuril yang memutuskan untuk merekam percakapan tersebut akhirnya harus berhadapan dengan hukum lantaran jejak digital percakapan tersebut menyebar. Ia dilaporkan atas tuduhan pelanggaran UU ITE.

Sejumlah aktivis menilai, putusan Kasasi tersebut janggal.

                   

Baca: 9 Fakta Kasus Nuril, Korban Pelecehan Seksual yang Divonis 6 Bulan Penjara dan Denda Rp 500 Juta

               

Pasalnya, pada tahun 2017 Nuril telah divonis bebas oleh hakim saat sidang di Pengadilan Negeri Mataram dalam kasus dugaan penyebaran rekaman telepon asusila kepala sekolah SMU 7 Mataram.

Halaman
123
Penulis: Wilujeng Puspita
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved