Seluruh Desa di Kecamatan Undaan Kudus Berpotensi Banjir

Prakiraan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus 16 desa di Kecamatan Undaan berpotensi terkena banjir

Seluruh Desa di Kecamatan Undaan Kudus Berpotensi Banjir
tribunjateng/dok
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Prakiraan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus 16 desa di Kecamatan Undaan berpotensi terkena banjir. Tiga desa yang paling rawan yaitu Desa Karangrowo, Ngemplak, Wonosoco.

Selain Kecamatan Undaan, beberapa kecamatan lain juga berpotensi terkena banjir saat puncak musim hujan. Di antaranya yaitu Kecamatan Mejobo, Jekulo, Kaliwungu, dan Jati.

Kepala BPBD Kudus Bergas Catursari Penanggungan melakui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Atok Darmobroto berujar, untuk Kecamatan Kaliwungu terdapat lima desa yang berisiko banjir. Sementara Kecamatan Jati terdapat tujuh desa yang berisiko banjir.

Untuk Kecamatan Jekulo terdapat enam desa yang berisiko banjir, dan Kecamatan Mejobo terdapat 10 desa.

"Untuk Kecamatan Kota ada dua desa yang berpotensi banjir yaitu Sunggingan dan Singocandi. Sedangkan Kecamatan Bae satu desa, Ngembalrejo," kata Atok, Rabu (14/11/2018).

Selain bencana banjir, ancaman tanah longsor juga mengintai sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus pada musim hujan. Atok mengatakan, dari data yang dihimpun pihaknya, beberapa desa yang berpotensi bencana tanah longsor yaitu desa yang terletak di Kecamatan Gebog dan Dawe.

Kecamatan Gebig meliputi Desa Menawan, Rahtawu, Kedungsari, dan Jurang. Sedangkan Kecamatan Dawe meliputi Desa Soco, Ternadi, Japan, Colo, Kuwukan, Puyoh, Dukuhwaringin, Cranggang dan Kajar.

"Beberapa wilayah lain yang juga berpotensi tanah longsor yaitu Kecanatan Jekulo, yaitu di Desa Tanjungrejo, Terban, dan Gondoharum. Sedangkan di Kecamatan Undaan hanya Desa Wonosoco," katanya.

Atok melanjutkan, untuk Kabupaten Kudus sendiri sudah masuk dalam awal musim hujan.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved