Breaking News:

Munawir Berharap Pembangunan Tol Semarang-Demak Diperluas hingga Kecamatan Wedung

Diharapkan pembangunan tol Semarang - Demak dan tanggul laut tidak hanya dibangun di Kecamatan Sayung, namun bisa diperluas hingga Kecamatan Wedung.

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Warga Sayung, Demak, memasang spanduk supaya pemerintah membangun tanggul laut untuk antisipasi rob. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Kepala Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Munawir mendukung program nasional tol Semarang - Demak yang digagas oleh pemerintah pusat.

Tol Semarang- Demak akan dibangun bersamaan dengan tanggul laut, diharapkan dapat mencegah rob maupun abrasi di desa Sayung.

"Saat ini, program nasional tol Semarang - Demak dalam proses publikasi maupun sosialisasi pelepasan lahan warga pada Desember 2018 dan mulai dikerjakan pada Januari 2019," ujarnya, Kamis (15/11/2018).

Dia menyebut, ada 7 desa di Kecamatan Sayung yang terkena pembebasan lahan tol Semarang - Demak di antaranya Desa Sriwulan, Purwosari, Sidogemah, Bedono, Loireng, Sayung, dan Tambakroto.

"Tol Semarang - Demak dan Tanggul Laut merupakan harga mati yang diharapkan dapat mencegah rob dan abrasi di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak," ucapnya.

Dia berharap pembangunan tol Semarang - Demak dan tanggul laut dibangun tidak hanya dibangun di Kecamatan Sayung, namun diperluas hingga Kecamatan Wedung.

Selain itu, pegiat mangrove daerah pesisir turut mendukung program tol Semarang-Demak karena hal itu merupakan satu di antara nawacita Presiden Jokowi untuk menyejahterakan rakyat. (agi)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved