Breaking News:

Peran Masyarakat Sangat Penting Dalam Memberantas Pungli

Memberantas pungutan liar (Pungli) membutuhkan peran serta dari masyarakat dalam mencegah pungli.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Dhian Adi Putranto
Benny Sumardiana (memegang mikrofon) berbicara dalam seminar pemberantasan pungli, di Restoran Aldila Kendal Kamis (15/11/2018).  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Memberantas pungutan liar (Pungli) bukanlah mudah. Tidak hanya membuat peraturan dan undang-undang larangan pungli secara tegas, namun juga membutuhkan peran serta dari masyarakat dalam mencegah pungli.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, Benny Sumardiana mengatakan bahwa peran masyarakat sangatlah penting dalam pemberantasan pungli. Menurutnya sia-sia jika aparat sudah menerapkan larangan pungli jika masyarakat masih melakukan pemberian pungli

"Pungli tidak hanya dilakukan oleh oknum Aparat Negara saja, namun hampir dilakukan oleh seluruh masyarakat dan pihak swasta," jelasnya dalam Seminar 'Menuju Kabupaten Kendal Bebas Pungli' di Restoran Aldila Kendal Kamis (15/11/2018).

Benny menambahkan meski besaran uang pungli tidak ditetapkan jumlahnya dan bentuknya tidak selalu uang, namun secara materiil pungli merupakan bagian dari aktivitas korupsi.

"Namun secara Formil tidak menjadi bagian dari Korupsi. Karena Pungli tidak merugikan keuangan negara. Sedangkan korupsi merupakan kegiatan yang merugikan keuangan negara.

Meski demikian Pungli dan Korupsi erat dengan hubungan memperkaya diri sendiri dari memanfaatkan kuasa. Oleh karena itu Pungli merupakan tindakan melanggar hukum.

"Perlu adanya dukungan masyarakat untuk membertantas pungli dengan membudayakan tidak memberikan uang tanda terima kasih pada Aparat," ungkapnya

Sementara itu, Pembantur Inspektur Inspektorat Jateng, menuturkan meski tidak mudah membernatas pungli, saat ini pemerintah baik pusat, provinsi dan kota maupun kabupaten telah berkomitmen untuk memberantas pungli. Hal itu dilakukan dengan hal kecil hingga hal besar.

"Hal yang terkecil yakni menempelkan stempel zona bebas pungli dibeberapa tempat pelayanan publik hingga hal yang besar yakni membentuk sinergitas dari beberapa elemen pemerintahan, Polri dan TNI untuk memberantas pungli," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved