Polda Jateng Belum Terima Berkas Pelimpahan Seno Samodro

Sampai saat ini Polda Jateng belum menerima berkas pelimpahan perkara pelaporan Bupati Boyolali Seno Samodro dari Bareskrim Mabes Polri

Polda Jateng Belum Terima Berkas Pelimpahan Seno Samodro
tribunjateng/dok
Polda Jateng membentuk tim di tingkat Polda dan Polres untuk menindak penyalahgunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sampai saat ini Polda Jateng belum menerima berkas pelimpahan perkara pelaporan Bupati Boyolali Seno Samodro dari Bareskrim Mabes Polri.

Pelaporan tersebut atas dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh orang nomor satu di Boyolali terhadap capres Prabowo Subianto.

“Sampai sekarang masih proses pelimpahan dari Mabes Polri. Masih dilengkapi (berkasnya). Ditunggu saja,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono seusai meresmikan Satpas Polres Kudus, Kamis (15/11/2018).

Menurut Condro, tidak ada masalah ketika pelaporan di ranah Mabes Polri kemudian dilimpahkan di Polda atau bahkan Polres.

Jika nanti berkas laporan sudah diterima, katanya, pihaknya akan memrosesnya sesuai dengan prosedur. Pihaknya juga akan menggandeng Bawaslu dalam penyelasaian laporan.

“Kalau dilimpahkan ke Polda Jateng, kami akan koordinasi dengan Bawaslu. Kemudian kami akan mengundang pakar, ahli hukum pidana, tata bahasa,” katanya.

Dugaan ujaran kebencian yang terlontar dari Seno terjadi saat demo “tampang Boyolali” pada Minggu (4/11/2018).

Ujaran tersebut keluar saat Seno orasi. Hingga akhirnya videonya saat orasi menyebar di media sosial.

Sampai kemudian seorang warga bernama Ahmad Iskandar melaporkannya ke Bareskrim Mabes Polri didampingi oleh tim advokad pendukung Prabowo. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved