Mengaku Terpaksa Tanggapi Sekjen Gerindra, SBY: Mengeluarkan Pernyataan Politik Sembrono

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku terpaksa menangapi pernyataan sekjen Gerindra, Ahmad Muzani. SBY tampak geram lantaran Muzani.

Mengaku Terpaksa Tanggapi Sekjen Gerindra, SBY: Mengeluarkan Pernyataan Politik Sembrono
kolase/Tribunjateng
SBY dan Ahmad Muzani 

TRIBUNJATENG.COM-  Ketua Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku terpaksa menangapi pernyataan sekjen Gerindra,  Ahmad Muzani.

TribunJateng.com, melihat melalui akun Twitter Susilo Bambang Yudhoyono @SBYudhoyono yang ia tulis pada Kamis (15/11/18).

Dalam cuitan tersebut, SBY mengaku terpaksa menanggapi sekjen Gerindra.

SBY menilai bahwa sekjen Gerindra bernada tidak baik.

lantas, SBY meminta agar sekjen Gerindra lebih mawas diri dan tidak mengeluarkan pernyataan politik yang sembrono.

Hal tersebut menurut SBY justru merugikan.

Baca: Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Ini Isi SMS yang Buat Terduga Pelaku Pembunuhan Tertangkap

Baca: Inilah Prakiraan Cuaca Kota Semarang Siang-Malam Hari Ini, Jumat (16/11/2018)

Baca: Pembunuhan Satu Keluarga : Pelaku Mengaku Gunakan Linggis dan Dibuang di Kali Malang

Baca: Kursi Rektor ITS Surabaya Diperebutkan Guru Besar dan 7 Doktor

Ayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu mengaku saat dirinya menang Pilpres dua kali, ia tidak pernah memaksa dan menyalahkan siapa pun.

Lantas, SBY menyebut bahwa dalam pilpres yang menentukan adalah sosok capresnya yang harus memiliki narasi dan gaya kampanye yang tepat.

Berikut cuitan SBY selengkapnya:

"Sebenarnya saya tak harus tanggapi pernyataan Sekjen Gerindra. Namun, karena nadanya tak baik & terus digoreng terpaksa saya respons *SBY*

Halaman
123
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved