Teliti Ketoprak Pati, Sucipto Hadi Purnomo Raih Gelar Doktor Pendidikan Seni Unnes

Penelitian Ketoprak ini membuat dosen jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang itu memperoleh nilai A

Teliti Ketoprak Pati, Sucipto Hadi Purnomo Raih Gelar Doktor Pendidikan Seni Unnes
tribunjateng/bare kingkin kinamu
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mementaskan Ketoprak untuk menyampaikan kisah mengenai kepekaan terhadap ibu yang hamil. 

Mantan Kepala UPT Humas Unnes itu membeberkan, ketiga kelompok kethoprak yang dimaksud itu adalah Kethoprak Wahyu Manggolo, Siswo Budoyo, dan Bhakti Kuncoro.

Bahkan apabila didata, rata-rata pada 1 kelompok itu bisa tampil sekitar 150 kali dalam setahun.

“Setelah kami telusuri, cara mereka pun cukup unik agar mampu bertahan di zaman seperti saat ini. Di mana notabene pertunjukan seni tradisi di sebagian besar daerah semakin sepi tanggapan apalagi penonton. Di Pati, kelompok-kelompok itu justru tetap eksis,” tandas Sucipto.

Baca: Penggalangan Dana Korban Gempa Palu dengan Pentas Ketoprak oleh Seniman Karanganyar

Menurutnya, ada satu terobosan yang telah dilakukan.

Tak sekadar menyesuaian lakon maupun alur cerita di setiap penggarapan kethoprak tersebut. Tetapi juga berkaitan waktu mereka pentas.

“Ketiga kelompok ketoprak itu misalnya, mereka tak sekadar pentas di malam hari. Melainkan juga pada siang hari yakni mulai pukul 13.00 hingga pukul 17.00. Dan akan semakin ramai penontonnya ketika memasuki sore hari atau selepas pukul 15.00,” tuturnya.

Dari situ, tukasnya, dimana dia istilahkan ketoprak awan (siang) tersebut ternyata mampu didorong sebagai model pembelajaran.

Tak lagi sekadar varian dalam penyajiannya baik dari sisi waktu maupun pilihan dalam penggarapan lakon pada ketoprak itu.

“Ketoprak awan itu justru pula relatif kondusif sebagai ajang pembelajaran di berbagai aspek. Termasuk juga cukup efektif dalam terjadinya regenerasi kethoprak di tiap daerah sebagai bagian dari seni tradisi. Entah itu bagi pemain, penanggap, maupun penontonnya,” tandas bapak 4 anak itu. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved