Pembunuh Satu Keluarga : Dua Anaknya Terbangun saat Ayah-Ibu Dibunuh

Pembunuhan keji menimpa empat orang dalam satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, dilakukan Haris Simamora, seorang diri.

Pembunuh Satu Keluarga : Dua Anaknya Terbangun saat Ayah-Ibu Dibunuh
Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Tersangka pelaku pembunuhan sekeluarga di Bekasi, Haris Simamora (HS) 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Sarah dan Arya mengimbuhkan, sempat berjalan keluar kamar tidur untuk melihat kondisi kedua orangtuanya di ruang tamu. Namun, Haris Simamora menghalangi langkah kedua keponakannya itu dan meminta mereka kembali tidur. "Haris Simamora menenangkan dua anak Diperum dan bilang, 'Tidur lagi sana, Mama cuma sakit kok'," ujar Argo.

Haris Simamora juga membimbing Sarah dan Arya menuju tempat tidurnya dan menidurkan murid sekolah dasar tersebut. Namun saat keduanya mulai kembali tertidur, Haris Simamora justru mencekik keduanya hingga tewas, Selasa (13/11) dini hari.

Setelah membunuh keempat korban, Haris kemudian pergi menggunakan mobil Nissan X-Trail yang terparkir di depan rumah korban.

Polisi kini berhasil mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan Haris Simamora terhadap keluarga Diperum Nainggolan. Ternyata Haris sakit hati karena pekerjaannya sebagai penjaga kos diambil Diperum Nainggolan. Pemilik kos itu sendiri adalah Douglas Nainggolan, abang kandung Haris Simamora.

"Pelaku sakit hati karena korban ini pengelola kos. Beberapa waktu yang lalu pengelolanya adalah pelaku," ujar Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat.

Meski tidak lagi bekerja sebagai pengelola kos, Haris Simamora masih sering menginap di kosan tersebut. Selama menginap di sana, Haris Simamora mengaku kerap dimarahi korban.

"Tersangka ini sering dihina-hina. Kadang-kadang kalau di situ dibangunkan dengan kaki," ungkap Kombes Argo Yuwono.

Hal tersebut lah yang membuat emosi korban tersulut sehingga memutuskan untuk menghabisi korban, warga Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Melati, Bekasi, Selasa (13/11). Haris Simamora mengaku nekat membunuh lantaran sering dimarahi korban.

Polisi masih mencari sebilah linggis yang diakui Haris sebagai alat untuk membunuh Diperum dan keluarganya, yaitu sang istri Maya Boru Ambarita (37) dan kedua anaknya, Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).

Menurut keterangan Haris Simamora, batang besi tersebut dibuangnya ke sungai atau Kalimalang.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved