Senin, 25 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hanya Dalam 3 Hari, Tiga Wilayah Pati Diterjang Puting Beliung

Jumat (16/11/2018), di Desa Srikaton dan Desa Pasuruhan Kecamatan Kayen sekitar pukul 16.30 WIB

Tayang:
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Dalam tiga hari, tiga kali puting beliung menerpa wilayah Pati.

Pertama pada Jumat (16/11/2018), di Desa Srikaton dan Desa Pasuruhan Kecamatan Kayen sekitar pukul 16.30 WIB.

Selanjutnya Minggu (18/11/2018), yang berlangsung pukul 01.30 WIB dan pukul 12.00 WIB.

Musibah tersebut terjadi di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti dan Desa Kedalon Kecamatan Batangan.

Demikian dikatakan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pati, Sanusi Siswoyo, Selasa (20/11/2018).

Puting beliung di Kecamatan Kayen mengakibatkan lebih dari 100 rumah warga mengalami kerusakan yang didominasi pada bagian atap.

Begitu pula dengan tiga rumah ibadah dan poskamling.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Begitu pula dengan puting beliung di Desa Banyutowo RT 02 RW 01 Kecamatan Dukuhseti yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.

Sebanyak 22 rumah mengalami kerusakan di bagian atap rumah.

Sedangkan untuk di Desa Kedalon RT 02 RW 04, yang terjadi siang hari yaitu pukul 12.00 WIB angin kencang menyebabkan 3 atap rumah dan toko rusak pada bagian atap dan kanopi.

Selain itu pula, pada waktu yang sama dengan puting beliung di Kayen, terdapat petani yang tersambar petir di Dukuh Manyar Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen.

Dari data Pusdalops, korban diketahui bernama Sarmidi (45).

Kronologinya korban berada di sawah dan terdengar sambaran petir keras sampai ke tanah dan mengenai korban yang sedang berkemas pulang rumah.

Bupati Pati, Haryanto mengajak masyarakat untuk doa bersama mengharap berkah dan ridlo Allah.

Hal itu dikatakannya saat pengajian Maulid Nabi di Desa Talun.

"Puting Beliung di Kayen, kemudian di Batangan dan di Dukuh Seti."

"Kita berdoa, semoga bencana alam di Kabupaten Pati bisa hilang, ada berkah barokah dari Gusti Allah Ta'ala," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved