Ternyata Ini Penyebab Laga Piala Indonesia Persijap Jepara Vs PSIS Semarang Ditunda Sehari

Laga Piala Indonesia antara Persijap Jepara melawan PSIS Semarang, terpaksa ditunda sehari dari jadwal sebelumnya.

Ternyata Ini Penyebab Laga Piala Indonesia Persijap Jepara Vs PSIS Semarang Ditunda Sehari
Dok.PSSI
Logo Piala Indonesia 2018 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Laga antara Persijap Jepara melawan PSIS Semarang, terpaksa ditunda sehari dari jadwal sebelumnya.

Rencana semula, pertandingan babak 64 besar Piala Indonesia itu, digelar pada Kamis (22/11/2018) di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara.

Akan tetapi, lantaran pada hari yang sama di Kota Ukir terdapat gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), maka laga bergengsi itu terpaksa digelar Jumat (23/11/2018).‎

"Sudah barang tentu Polres Jepara fokus pada pengamanan pelaksanaan Pilkades, yang di Jepara lazim disebut sebagai Pilihan Petinggi (Pilpet)," kata anggota tim pelatih Persijap Jepara, Anjar JW, dalam keterangan tertulis, Selasa (20/11/2018).

Baca: Laga Persijap Jepara Vs PSIS Semarang di Piala Indonesia Diundur. Catat Jadwalnya

Disampakan, karena adanya Pilpet‎ Persijap mengajukan surat pengajuan pengunduran pertandingan kepada PSSI.

Atas permohonan Persijap ini, PSSI mengabulkan pengunduran pertandingan yang semula pada Kamis (22/11) menjadi hari Jumat (23/11/2018).

‎Menurut Anjar JW sejatinya pengunduran ini kurang menguntungkan untuk Laskar Kalinyamat.

Sebab, tiga hari kemudian, Persijap juga harus melakoni laga 32 besar Liga 3.

"Sebenarnya ya kurang ideal, terlalu mepet karena tanggal 26 November 2018, kita sudah harus bermain juga di Liga 3. Harus memeras otak untuk recovery pemain, tapi bagaimanapun kami harus tetap fokus menyiapkan tim," kata pria yang jadi kapten saat Persijap promosi ke divisi utama musim 1999.

Baca: Drawing Babak 64 Besar Piala Indonesia 2018 - PSIS Vs Persijap, Mahesa Jenar Fokus Liga 1

Sementara itu Presiden klub Persijap Jepara, Esti Puji Lestari, mengaku tetap optimis timnya meraih hasil bagus meski laga harus mundur sehari.

Menurut dia, ini sudah meruapakan hasil negosiasi dengan pihak-pihak terkait.

‎"Ini hasil negosiasi kami dengan PSIS dan PSSI, karena pihak Polres Jepara yang tidak berkenan pertandingan digelar pada hari Kamis, karena ada pemilihan petinggi di Jepara. Kami bersyukur akhirnya tercapai kesepakatan yang akhirnya hari Jumat pertandingan bisa digelar," ucapnya.

Menurut dia, baik Persijap dan PSIS sama-sama dihadapkan pada kondisi kebugaran pemain.

"Kita sama-sama dihadapkan pada masa pemulihan kebugaran pemain, PSIS juga main tanggal 26 November tandang ke Madura. Kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa sekarang, kecuali menerima keadaan dan berharap di tahun depan jadwal bisa lebih dimatangkan," turut istri Carlos Raul ini.‎ (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved