Tanah Ratusan Warga di Kedungpane Belum Tersertifikasi, Hendi: Kami akan Sambungkan ke BPN

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mendatangi warga RW IV Bambankerep, Kedungpane, Mijen, Semarang

Tanah Ratusan Warga di Kedungpane Belum Tersertifikasi, Hendi: Kami akan Sambungkan ke BPN
Tribunjateng.com/Reza Gustav Pradana
Wali Kota Hendi usai jalan sehat dan dialog bersama warga RW IV Bambankerep, Kedungpane, Mijen, Semarang, Rabu (21/11/2018). Tampak Hendi sedang bersalaman dengan warga. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mendatangi warga RW IV Bambankerep, Kedungpane, Mijen, Semarang, Jawa Tengah pagi ini, Rabu (21/11/2018).

Di lokasi itu, Hendi menemukan salah satu permasalahan yang paling mendesak bagi warga, yaitu ratusan tanah warga yang belum tersertifikasi.

Menurut data dari Ketua RW IV Muchtarom, masih ada sekitar 300 rumah yang belum memiliki sertifikat tanah.

“Seusai jalan sehat di sini, saya berdialog dengan warga. Ternyata problem paling mendesak di Bambankerep ini adalah masih banyaknya warga tidak punya sertifikat,” ungkap Hendi kepada Tribunjateng.com.

Menanggapi hal itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang agar warga di sana dapat mengikuti program pembuatan sertifikat massal gratis.

“Nanti akan kita sambungkan ke BPN untuk ikut program pensertifikatan massal,” imbuhnya.

Muhtarom sendiri mengatakan bahwa dirinya tengah mengumpulkan seluruh warga di RW tersebut agar proses sertifikasi berjalan lancar.

“Saya berinisiatif mengumpulkan warga untuk berbondong-bondong mau membuat sertifikat tanahnya. Jangan sampai punya tanah di tengah Kota Semarang tapi tidak punya sertifikat, kan malu,” ujarnya.

“Yang sedikit sulit adalah terkait biaya ukur tanah dari BPN, pengurusan dan surat menyuratnya. Karena untuk mengurus itu membutuhkan tenaga untuk naik turun ke kantor kecamatan dan lain-lain,” pungkasnya. (*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved