Hendi Ungkapkan Alasan Penutupan Sunan Kuning

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana menutup kawasan Resosialisasi Argorejo atau yang dikenal dengan sebutan lokalisasi Sunan Kuning (SK)

Hendi Ungkapkan Alasan Penutupan Sunan Kuning
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana menutup kawasan Resosialisasi Argorejo atau yang dikenal dengan sebutan lokalisasi Sunan Kuning (SK).

Hal itu berdasarkan target pemerintah pusat yang akan menutup seluruh lokalisasi di Indonesia pada 2019.

“Saya rasa sesuai dengan Keputusan Kementerian Sosial kita sepakat, tahun depan Sunan Kuning harus dihapuskan,” ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Kamis (22/11/2018).

“Alasan penutupan Sunan Kuning banyak sekali ya, terutama dari hal yang paling fundamental."

"Masa sih kita harus mencari uang dengan persoalan seperti itu,” tuturnya.

Selain itu, beberapa alasan selanjutnya ialah timbulnya tindakan kriminal, misalnya perkelahian dan pembunuhan, bahkan penyebaran HIV dan AIDS.

“Pada saat itu (lokalisasi) beroperasi, ada banyak hal-hal yang kemudian menimbulkan banyak mudaratnya (merugikan), pertama timbul perkelahian, pembunuhan, kemudian ada penyebaran HIV dan AIDS juga,” imbuhnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa jumlah pengidap HIV dan AIDS di Kota Semarang merupakan yang tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.

Menurut datanya, terdapat sekitar 1.940 orang yang mengidap penyakit tersebut. (*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved