Setda Klaten Gelar Rakor Sinkronkan Kinerja OPD dan Visi Bupati

Contohnya tahun 2015 penilaian SAKIP Klaten yakni C, pada tahun 2016 meningkat menjadi CC dengan jumlah nilai 53,01

Setda Klaten Gelar Rakor Sinkronkan Kinerja OPD dan Visi Bupati
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Bupati Klaten Sri Mulyani saat memberikan sambutan di rakor di Hotel Haris, Solo, Sabtu (24/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Klaten gelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Coaching Clinic Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Hotel Haris, Solo, Sabtu (24/11/2018). Kegiatan tersebut dibuka Bupati Klaten Sri Mulyani.

Kepala Bagian Organisasi Setda Klaten, Bambang Sujarwo mengatakan rakor ini bertujuan menyinkronkan kinerja OPD dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) guna mencapai visi misi Bupati Klaten.

"Rakor diikuti 129 orang terdiri dari 59 kepala OPD dan 70 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) perwakilan OPD di Pemkab Klaten sebagai peserta," terang dia.

Ia menjelaskan, penilaian SAKIP Klaten terdapat peningkatan.

Contohnya tahun 2015 penilaian SAKIP Klaten yakni C, pada tahun 2016 meningkat menjadi CC dengan jumlah nilai 53,01.

"Semoga penilaian SAKIP semua OPD tahun 2018 yang dilakukan tahun 2019 mendatang meraih nilai B," urainya.

Ia mengatakan tahun 2017 Pemkab Klaten mengajukan 12 OPD untuk dilakukan penilaian SAKIP.

Hasilnya ada 4 OPD meraih nilai B masing-masing Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3A dan KB) Klaten, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten.

"Ada 8 OPD meraih nilai CC, sehingga harus dan perlu diadakan rakor dan coaching clinic SAKIP sehingga nantinya semua meraih nilai B bahkan dapat meraih nilai A," urai dia.

Sementara Bupati Sri Mulyani menuturkan SAKIP adalah alat ukur pencapaian visi misi oraganisasi sekaligus alat evaluasi kinerja organisasi.

Diharapkan seluruh OPD mempunyai program kerja yang mengacu pada RPJMD Kabupaten Klaten 2016-2021 guna mencapai visi Bupati Klaten mewujudkan masyarakat yang maju mandiri dan berdaya saing.

"Semoga penilaian SAKIP tahun 2018 yang akan dilakukan pada tahun 2019 dapat meraih nilai B atau bahkan mendapatkan nilai A," terang dia.

Selain itu fokus Pemkab Klaten menurut Bupati Sri Mulyani adalah program meraih Piala Adipura dan penilaian laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved