Badko TPQ Kota Semarang Gelar Wisuda Bersama 1.345 Santri
Badko TPQ Kota Semarang menggelar wisuda bersama X santri TPQ tahun 2018 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Semarang
Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badko TPQ Kota Semarang menggelar wisuda bersama X santri TPQ tahun 2018 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Minggu (25/11/2018). Terdapat 1.345 santri TPQ se-Kota Semarang yang mengikuti wisuda tersebut.
Sekretaris Umum Badko TPQ Kota Semarang, Bahrul Fawaid mengatakan, para santi yang diwisuda sebelumnya telah mengikuti ujian bersama. Dari total 1.783 santri yang mengikuti ujian, 1.345 santri dinyatakan lulus dan berhak mengikuti wisuda.
"Yang tidak lulus akan mengikuti ujian selanjutnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran TPQ di Kota Semarang," katanya.
Dalam wisuda tersebut, katanya, Badko TPQ Kota Semarang juga memberikan penghargaan kepada santri berprestasi berupa sertifikat penghargaan, piala, dan bingkisan. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi santri lainnya agar semakin tekun belajar.
"Selain penghargaan kepada santri yang berdasarkan prestasi, kamk juga memberikan penghargaan non-prestasi peserta wisuda di antaranya karena mempunyai nama unik, yakni V (satu huruf saja)," ucapnya.
Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang, Ayu Entys Wahyu Lestari, yang hadir mewakili Wali Kota Semarang, mengucapkan selamat dan sukes untuk para wisudawan. Ia mengingatkan tujuan utama belajar di TPQ tidak hanya untuk dapat membaca Al-quran semata, tetapi kita juga harus dapat memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-quran dalam kehidupan sehari-hari.
"Ilmu yang telah didapat selama belajar di TPQ juga harus diimbangi dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Karena ilmu tanpa agama, buta dan agama tanpa ilmu, lumpuh,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Semarang akan terus memperhatikan dan memfasilitasi semua kegiatan TPQ dan juga akan lebih memperhatikan kesejahteraan para ustadz TPQ agar lebih baik lagi ke depannya.
Ketua Badko TPQ Kota Semarang, Mustafirin, menyampaikan bahwa santri TPQ tidak hanya diajarkan soal ilmu-ilmu Al-quran, melainkan juga diajarkan ahlak, kepedulian, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebagai wujud kepedulian tersebut, TPQ Kota Semarang menggalang donasi untuk negeri, di mana pada termin I telah terkumpul bantuan sebesar Rp 76,5 juta. Dari jumlah tersebut, Rp 50 juta di antaranya telah diserahkan secara langsung untuk korban gempa Lombok.
"Sisanya, dalam waktu dekat akan diserahkan ke Palu. Ditambah hasil penggalangan bantuan yang akan diselenggarakan pada termin II," katanya. (Nal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ribuan-santri-tpq-se-kota-semarang-mengikuti-wisuda-bersama-yang-digelar-badko-tpq.jpg)