Dirlantas Polda Jateng Minta Pemda Rancang Perda CCTV untuk Bantu Sistem ETLE

Upaya penegakan hukum dalam undang-undang lalulintas di Jateng akan menerapkan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Dirlantas Polda Jateng Minta Pemda Rancang Perda CCTV untuk Bantu Sistem ETLE
ISTIMEWA
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, memantau kondisi lalulintas di Kota Semarang melalui layar pantauan CCTV di Situation Room Pemkot Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Upaya penegakan hukum dalam undang-undang lalulintas di Jateng akan menerapkan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Meski demikian belum semua daerah di provinsi ini bisa menerapkan program itu.

Penindakan pengendara motor dengan ETLE membutuhkan kamera CCTV sebagai instrumen utama. Pelanggaran yang terekam akan di tangkap menjadi gambar yang kemudian akan dijadikan barang bukti.

Pemilik kendaraan yang melanggar kemudian akan dikirimi surat konfirmasi lengkap dengan foto barang bukti dan nomor customer service.

Pesannya adalah menanyakan kebenaran data kepemilikan dan konfirmasi pelanggaran. Setelah sesuai pelanggar diwajibkan membayar denda tilang.

Oleh karena itu, beberapa daerah yang belum memiliki CCTV yang memadahi tidak akan bisa menerapkan sistem tersebut.

Terkait hal itu, Direktur Lalulintas Polda Jateng, Kombes Pol Bakharuddin meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk segera menyiapkan pemasangan CCTV.

"Kami juga berharap ada perda CCTV yang digabung dengan perda atau izin persyaratan IMB. Sehingga setiap mendirikan bangunan itu ada syarat untuk memasang CCTV," terang Bakharuddin.

Menurutnya CCTV cukup membantu keamanan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Oleh karena itu ia ingin pemda harus memahami benar pentingnya masyarakat bagi mereka.

"Masyarakat kan yang memilih pejabat pemerintah, bupati, wakil bupati, walikota, DPRD makanya harus diperhatikan itu perda CCTV karena untuk keamanan dan keselamatan masyarakat yang memilih pejabat," terangnya lebih lanjut.

Dengan adanya CCTV yang memadahi program ETLE juga akan bisa berjalan lancar. Ia menyebut saat ini sedang dalam masa pengenalan penindakan penilangan elektronik. Sebagai pilot project nantinya akan diberlakukan di beberapa titik di Kota Semarang.

"Sedang kami siapkan di Kota Semarang karena memang dalam masyarakat modern dan anti korupsi semua penindakan nantinya akan lebih efektif jika dilakukan secara online. Karena memang meringkas waktu, menghindari pungli dan KKN," pungkasnya.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved