Polri Minta Pemda Bikin Perda Bangun Jaringan di Pinggir Jalan Masyarakat Wajib Pasang CCTV

Ia pun mengimbau agar jajarannya di provinsi lain bisa langsung menjalin kerjasama dengan pemerintah daerahnya masing-masing untuk menerapkan E-TLE

Polri Minta Pemda Bikin Perda Bangun Jaringan di Pinggir Jalan Masyarakat Wajib Pasang CCTV
ISTIMEWA
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, memantau kondisi lalulintas di Kota Semarang melalui layar pantauan CCTV di Situation Room Pemkot Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia kerap menjadi magnet bagi provinsi lain, tak terkecuali dalam penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Setelah sistem tersebut memasuki satu bulan diterapkan di Jakarta, Polri optimis E-TLE perlahan bisa dikembangkan di kota-kota besar lainnya.

"Kalau ada pertanyaan apakah program ini akan digelar untuk seluruh Indonesia? Insya Allah. Saya sampaikan tadi, sistem sudah ada.

Tinggal menambah kekuatan saja, tambah hardware, maka akan bisa tergelar. Tentunya disesuaikan juga dengan kekuatan masing-masing daerah karena tak terlepas dari anggaran," ujar Wakapolri Komjen Ari Dono saat Grand Launching E-TLE, IVRIS dan SMS Info di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (25/11/2018).

Ari menambahkan bahwa program yang pilot project-nya dimulai oleh Ditlantas Polda Metro Jaya tersebut sulit dilakukan tanpa berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Pembuatan perda di masing-masing daerah dinilainya bisa menunjang penerapan program E-TLE di seluruh Indonesia

"Kami harapkan ini tak dibebankan saja kepada pemerintah, tapi kesadaran masyarakat lain atau dibuat sebuah aturan perda, misalnya dalam membangun jaringan di pinggir jalan, wajib memasang CCTV dengan spek tertentu. Sehingga secara otomatis program pemerintah bisa berjalan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri mengklaim data seluruh kendaraan bermotor tercatat oleh pihaknya.

Baik kendaraan umum maupun pribadi. Sistem pun siap diterapkan apabila pemerintah daerah bisa bekerja sama.

"Hal ini tentu akan kami kembangkan ke seluruh Indonesia karena data kendaraan bermotor seluruh indonesia sudah ada di Korlantas. Bus, sepeda motor, mobil barang, dll. Sekarang tinggal bagaimana niatnya dan komunikasi dengan pemerintah daerah," ujar Refdi.

Ia pun mengimbau agar jajarannya di provinsi lain bisa langsung menjalin kerjasama dengan pemerintah daerahnya masing-masing untuk menerapkan E-TLE paling tidak di satu atau dua titik.

"Karena pemerintah daerah punya peran yang besar untuk menertibkan lalu lintas di daerahnya. Kami imbau paling tidak pemerintah daerah melakukan hal yang sama (dengan Jakarta) pada beberapa titik saja dulu.

Paling tidak kita sudah mulai. Kami evaluasi agar nanti pengembangannya menjadi lebih laik," tuturnya. (abs/Warta Kota)

Editor: m nur huda
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved