Longsor Putus Jalan di Dua Desa di Banyumas

Hujan berintensitas tinggi memicu pergerakan tanah di Desa Kalikesur Rt 1 Rw 1 Kecamatan Kedungbanteng Banyumas

Longsor Putus Jalan di Dua Desa di Banyumas
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Jalan hancur karena longsor di Desa Kalikesur Kedungbanteng Banyumas hingga lalu lintas putus total. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Hujan berintensitas tinggi memicu pergerakan tanah di Desa Kalikesur Rt 1 Rw 1 Kecamatan Kedungbanteng Banyumas, Rabu pagi (28/11)

Longsor di wilayah tersebut mengakibatkan jalan terputus sepanjang 25 meter dengan lebar 6 meter.

"Penyebab longsor hujan yang lama dan tanah labil,"kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyumas Kusworo

Longsor hampir memakan seluruh badan jalan. Material jalan aspal yang hancur itu ikut ambles hingga sekitar 1-5 sampai 2 meter karena tertarik longsor.

Selain menghancurkan jalan, longsor juga merusak tanaman di sekitar jalan. Pepohonan semisal kelapa terlihat miring hingga tumbang karena tertarik longsor.

Akibat bencana itu, lalu lintas jalan Kalikesur-Windujaya putus total. Jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.

Aktivitas masyarakat terhambat, terutama bagi pengendara yang biasa melaluu jalur tersebut.

"Saat ini masih timbul pergerakan tanah,"katanya

Di waktu hampir bersamaan, pergerakan tanah juga terjadi di Desa Windujaya Kecamatan Kedungbanteng Banyumas, Rabu sekitar pukul 08.00 WIB.

Jalan penghubung antar RT di Desa Windujaya mengalami ambles atau longsor sepanjang 25 meter dengan lebar 4 meter dan kedalaman satu meter.
Jalan tersebut menghubungkan antara RT 01 ke RT 02 RW 5.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved