DPRD Kabupaten Demak Setujui Pendapatan Asli Daerah Naik 10 Persen Tahun 2019

Rapat Paripurna ke-39 Persetujuan Bersama Bupati dan DPRD terhadap Raperda APBD Kabupaten Demak.

DPRD Kabupaten Demak Setujui Pendapatan Asli Daerah Naik 10 Persen Tahun 2019
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Rapat Paripurna ke-39 Persetujuan Bersama Bupati dan DPRD Terhadap Raperda APBD Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2019, Rabu (28/11/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Rapat Paripurna ke-39 DPRD Kabupaten Demak, Rabu (28/11/2018), membahas persetujuan bersama Bupati dan DPRD terhadap Raperda APBD Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2019.

Dalam Paripurna tersebut, Raperda APBD Kabupaten Demak yang telah diserahkan oleh Pemerintah kepada pihak DPRD pada Rapat Paripurna ke-36 secara resmi dinyatakan disetujui untuk dijadikan peraturan oleh pimpinan sidang paripurna yang sekaligus Ketua DPRD Demak, Nurul Mittaqin.

Pimpinan Rapat Paripurna Fahrudin Bisri Slamet mengatakan dalam Paripurna RAPBD sebelumnya dimana APBD ditargetkan sebesar Rp 2,18 triliun.

Kantor Imigrasi Semarang Gelar Rapat dengan Stakeholder Demak Untuk Bahas Orang Asing

APBD 2019 tersebut berasal dari beberapa sektor diantaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dana perimbangan maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah dan pada beberapa sektor ada kenaikan hingga 10 persen.

"Kita sudah menyetujui PAD sebesar Rp 339 juta, kenaikannya hanya 10 persen itupun pada sektor belanja pegawai, kita naikkan harapannya ASN lebih baik kinerjanya dalam melayani masyarakat," ucap Slamet.

Politikus PDIP Kabupaten Demak itu menambahkan, terkait adanya kelebihan penghitungan anggaran gaji dan tunjangan di Puskesmas 1 Mranggen sebesar Rp 500 juta sudah direvisi dan kelebihan tersebut dialihkan pada sektor belanja modal. (*)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved