Breaking News:

Antarkan Pesanan Sabu di Hotel, DW Berhasil Ditangkap BNNK Batang

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang berhasil menangkap seorang pengedar narkoba

Penulis: dina indriani | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Konferensi pers penangkapan yang diduga bandar narkoba berinisial DW, di Kantor BNNK Batang, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang berhasil menangkap seorang pengedar narkoba yang akan mengantarkan narkotika jenis sabu kepada pemesannya di sebuah hotel bintang dua di Batang, Jawa Tengah pada Selasa (4/12/2018) dini hari.

Penangkapan pengedar narkotika yang berinisial DW tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat melalui layanan call center, yang disinyalir DW akan mengantarkan paket sabu di hotel yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman

Dari laporan tersebut, Tim Petugas BNNK Batang langsung bergegas ke lokasi, melakukan penyelidikan dan pengintaian.

Kepala BNNK Batang, Teguh Budi Santoso mengungkapkan saat penangkapan tersangka mengendarai sedan dengan nopol B 1405 KDY, yang kemudian tim BNNK melakukan penggeledahan yang kemudian ditemukan barang bukti narkotika diduga jenis sabu (metamfetamin) yang disimpan di bawah karpet pedal gas mobil yang dikendarai DW.

"Kami mendapatkan laporan melalui pelayanan call center, langsung segera kami telusuri ke lokasi yang di laporkan yang disinyalir akan ada transaksi narkotika, ternyata memang benar dan hasilnya kami menangkap DW di area parkir hotel dengan menggeledah mobil yang dikendarainya dengan barangbukti yang diduga narkotika jenis sabu, menurut pengakuan DW akan mengantar ke pemesannya di hotel tersebut," terangnya saat konferensi pers di Kantor BNNK Batang, Rabu (5/12/2018).

Tak hanya di situ, setelah berhasil menemukan barang bukti petugas BNNK Batang melakukan pengembangan di tempat kos DW yang berada di daerah Bendan, Kota Pekalongan.

"Di tempat kos DW dilakukan penggeledahan, yang hasilnya ditemukan lagi dua paket kristal putih yang diduga sabu dan timbangan digital," jelasnya.

Dikatakan Teguh, tersangka yang berusia 36 tahun tersebut sudah tiga kali terjerat kasus yang sama.

"Tersangka DW ini sebelumnya sudah tiga kali masuk penjara dengan kasus yang sama, ini keempat kalinya yang mana akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1), subsider Pasal 112 ayat (1), Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara," jelasnya.

Adapun barang bukti yang disita dari hasil penangkapan DW di antaranya empat paket sabu berat kotor kurang lebih 3,6 gram, empat buah handphone, satu buah timbangan digital, dan satu unit mobil sedan dengan nopol B 1405 KDY.

Dalam pengembangan kasus tersebut, diungkapkan Teguh hal itu juga terkait dengan peredaran narkotika di dalam lapas.

"Jadi ini memang yang termasuk melibatkan bandar di dalam lapas, saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan dan pengungkapan yang bekerjasama dengan BNN Provinsi untuk memutus mata rantai peredaran di dalam lapas," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved