Penginapan Guci di Tegal Setengah Telah Dibooking, Buruan Tarif Bakal Naik Saat Libur Nanti

Tingkat okupansi penginapan, homestay, hotel, maupun vila di Obyek Wisata (OW) Pemandian Air Panas Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal

Penginapan Guci di Tegal Setengah Telah Dibooking, Buruan Tarif Bakal Naik Saat Libur Nanti
akhtur Gumilang
Foto pemandangan di OW Pemandian Air Panas Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tingkat okupansi penginapan, homestay, hotel, maupun vila di Obyek Wisata (OW) Pemandian Air Panas Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal meningkat pesat jelang mendekati libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru nanti.

Terbukti, hampir setengahnya lebih dari total jumlah tempat penginapan yang tercatat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Guci telah terpesan atau ter-booking oleh para wisatawan.

Kepala UPTD Pariwisata OW Guci, Abdul Haris menuturkan bahwa para pemesan atau pem-booking tempat penginapan itu berasal dari luar daerah Jawa Tengah.

"Kebanyakan yang telah memesan wisatawan dari barat meliputi, Jakarta, Cirebon, Kuningan, dan Tasikmalaya. Jadi booking mereka, rata-rata untuk tanggal 22 - 26 Desember dan 29 - sampai Tahun baru," jelas Haris saat ditemui Tribunjateng.com, Rabu (5/12/218).

Dia menyebut, total jumlah penginapan yang tercatat pihaknya ada sebanyak 94, meliputi 75 Homestay, 12 Villa, dan 7 Hotel.

Dari total itu, kata Haris, sebanyak 50 lebih penginapan telah terpesan atau ter-booking penuh untuk tanggal - tanggal tertentu jelang libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

"Itu yang tercatat. Sebenarnya, jumlah penginapan di sini (Guci) bisa sampai 100 lebih. Permintaan bookingan penginapan mulai meningkat drastis saat akhir Bulan November lalu atau awal Desember ini," tambahnya.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan bahwa tarif penginapan saat mendekati libur Hari Raya dan Tahun Baru nanti akan meningkat sebesar 25 persen.

Menurut Haris, hal itu bisa terjadi apabila wisatawan secara tiba-tiba menyewa kamar penginapan di tanggal-tanggal tertentu, tanpa memesannya jauh-jauh hari.

"Ya, tarif penginapan saat libur hari raya dan tahun baru nanti pasti akan naik 25 persen dari harga biasa. Namun, untuk tarif retribusi parkir tidak akan naik," ungkap Haris.

Terkait tarif parkir yang sempat viral beberapa waktu lalu karena mengalami kenaikan sangat tinggi, Haris menyebut akan ada rapat internal dalam waktu dekat dengan beberapa pihak tertentu.

Dalam rapat internal itu, ujar Haris, pihaknya bersama Polres Tegal, Dinas terkait, Kecamatan, dan jajaran desa setempat akan membahas perihal tarif parkir saat libur hari raya dan tahun baru nanti.

"Minggu depan rapat internalnya. Kami pastikan tarif parkir nanti tidak ada kenaikan meski diyakini bakal sangat ramai wisatawan saat liburan," tegas Haris. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved