Tinjau Pabrik Coklat di Batang, Menteri Rini : Suplay Bahan Baku Juga Harus Dijaga

Menteri BUMN, Rini Soemarno berkunjung secara khusus ke Kabupaten Batang, Selasa (4/12/2018).

Tinjau Pabrik Coklat di Batang, Menteri Rini : Suplay Bahan Baku Juga Harus Dijaga
dina
Menteri BUMN, Rini Soemarno bersama Bupati Batang, Wihaji saat meninjau pabrik coklat yang berada di Desa Wonokerso, Kandeman, Batang, Jawa Tengah, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG- Menteri BUMN, Rini Soemarno berkunjung secara khusus ke Kabupaten Batang, Selasa (4/12/2018).

Kunjungan tersebut tak lain dalam rangka tindak lanjut dari hasil penawaran Bupati Batang, Wihaji yaitu konsep Transit Orientide Developmen ( TOD ) kepada Presiden Jokowi beberapa waktu lalu yang akhirnya disetujui dan mendapatkan respon serius.

Tak hanya itu, Menteri Rini juga menyempatkan untuk meninjau pabrik coklat yang berada di Desa Wonokerso, Kandeman, Batang, Jawa Tengah, dan bakal diresmikan pada 12 Desember 2018.

Pabrik coklat yang menempati areal seluas 2,8 hektar dengan bangunan fisik seluas 4000 meter persegi dan berada di tengah perkebunan seluas 165 hektar tersebut menghabiskan dana Rp105 miliar dari Kementerian Perindustrian.

"Jadi memang agenda saya hari ini khusus berkunjung ke Kabupaten Batang, membahas dan mengecek lokasi TOD dengan Pak Bupati Batang, sekaligus review tol Semarang-Batang, melihat progres PLTU, dan juga di sini Pabrik Coklat," ujarnya usai meninjau beberapa lokasi di dalam Pabrik coklat.

Dalam tinjauannya di Pabrik Coklat yang berada di tengah-tengah kebun coklat itu, Menteri Rini pun berkesempatan untuk menanam pohon coklat di area sekitar pabrik.

Dikatakannya, dengan lahan yang cukup luas yaitu 165 hektar pohon kakao harus teyap dijaga bahan bakunya untuk menunjang permintaan pasar coklat yang cukup potensial.

"Tentu yang harus dijaga adalah bahan bakunya di lahan 165 hektar ini yang mana sekarang sudah ditanam 145 hektar pohon kakao, agar mencukupi kebutuhan dan permintaan pasar," ujarnya.

Disampaikannya juga setelah diresmikan, ke depan dibutuhkan komunikasi dan sinergi yang baik antara Bupati, pihak UGM, dan Dirut untuk bagaimana meningkatkan suplay coklat. (*)

Menteri BUMN,  Rini Soemarno bersama Bupati Batang, Wihaji saat meninjau pabrik coklat yang berada di Desa Wonokerso, Kandeman, Batang, Jawa Tengah, Selasa (4/12/2018).
Menteri BUMN, Rini Soemarno bersama Bupati Batang, Wihaji saat meninjau pabrik coklat yang berada di Desa Wonokerso, Kandeman, Batang, Jawa Tengah, Selasa (4/12/2018). (dina indri)
Penulis: dina indriani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved