Miris! Pelajar Ini Ngaku Jadi Penjambret Hanya untuk Jajan

Dua pelajar ini masing-masing berinisial ED (14), warga Bangkalan, Madura, serta AL (15), warga Semampir, Surabaya ditangkap polisi karena menjambret

Miris! Pelajar Ini Ngaku Jadi Penjambret Hanya untuk Jajan
THINKSTOCKS/ADRIAN HILMAN
Ilustrasi jambret 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Dua pelajar ini masing-masing berinisial ED (14), warga Bangkalan, Madura, serta AL (15), warga Semampir, Surabaya  ditangkap polisi karena menjambret. 

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Dimas Ferry Anuraga mengatakan, mereka ditangkap setelah menjambret ponsel milik pengendara motor di kawasan Tambak Sari Baru.

Sebelum ditangkap polisi, mereka lebih dulu dilumpuhkan oleh warga yang mengejarnya.  Saat dikejar-kejar warga, motor Satria FU yang mereka kendarai oleng dan terjatuh. 

Dari catatan kepolisian kedua bandit bocah tersebut beraksi di sekitar Kenjeran.

"Masih pelajar, ada dua LP (laporan polisi) yang kami terima. TKP di Kenjeran. Ketiga ini tertangkap dan diamankan barang buktinya juga satu sarana motor dan handphone korban," kata AKP Dimas Ferry Anuraga, Senin (10/12/2018).

Dilanjutkan Dimas, kedua pelaku menyisir jalanan sepi mencari sasaran korban pengendara motor yang lengah bermain handphone.

Handphone hasil kejahatannya itu dijual dan diakui untuk membeli jajan.

"Dua kali di Kenjeran. Ngambilnya handphone dijual untuk njajan," kata ED.

Editor: galih permadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved