Peringati Hari Anti Korupsi, Kejari Solo Bagi-bagi Bunga di Pasar Gede Solo
Tak terkecuali oleh Kejari Solo, di mana mereka memberikan bunga bagi masyarakat dan pedagang Pasar Gede
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati di seluruh dunia. Tak terkecuali oleh Kejari Solo, di mana mereka memberikan bunga bagi masyarakat dan pedagang Pasar Gede, Solo, Senin (10/12/2018).
Selain pembagian bunga, Kejari juga bagi-bagi stiker dan juga helm bagi para masyarakat yang sedang berada di Pasar Gede Solo. Selain pembagian sejumlah barang itu, ada sosialisasi singkat yang diberikan oleh Kejari Solo tentang bahayanya korupsi.
Kasi intel Kejari Solo Singgih Kurniawan menyatakan pemberian bunga dan sosialisasi itu dimaksudkan agar masyarakat lapisan bawah juga mengerti bahwa korupsi adalah hal yang tercela dan tak boleh dilakukan.
"Di pasar, kami bisa langsung menyentuh masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, hari anti korupsi internasional dapat menjadi momentum di mana masyarakat semakin menyadari bahayanya korupsi.
Ia ingin masyarakat dapat berkontribusi untuk mencegah adanya tindak korupsi.
"Karena mereka, terutama para pedagang adalah para pelaku ekonomi. Harapannya bisa mencegah korupsi sedini mungkin di Solo," terangnya.
Seorang pedagang Pasar Gede Solo, Romelah (55) menilai korupsi adalah sebuah kejahatan yang besar, seperti terorisme.
"Harusnya koruptor dihukum seberat-beratnya," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kejari-solo-bagi-bagi-bunga-di-pasar-gede-solo-senin-10122018.jpg)