Hero Supermarket Pastikan Kualitas Pangan Yang Dijual

PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group) bekerjasama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Perdagangan RI menyelenggarakan Forum diskusi

Hero Supermarket Pastikan Kualitas Pangan Yang Dijual
TRIBUN JATENG/M RADLIS
Drs. Safriansyah, Apt, M.Kes, Kepala Balai Besar POM Semarang memberikan paparan tentang Penerapan Keamanan Pangan untuk Mencapai Good Retail Practices dihadapan para Store Manager Giant dan Hero Supermarket wilayah Jawa Tengah dan DIY, Selasa (11/12/2018) di Hotel Ibis Simpanglima Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group) bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Perdagangan RI menyelenggarakan Forum Diskusi bertema Penerapan Keamanan Pangan untuk Mencapai Good Retail Practices di Ibis Hotel Simpanglima, Kota Semarang, Selasa (12/12/2018).

Tony Mampuk, GM Corporate Affairs PT Hero Supermarket Tbk, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Hero Supermarket untuk selalu menjaga keamanan produk dan patuh terhadap regulasi pemerintah yang berlaku.

Acara ini merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan Forum Diskusi HERO Group dengan BPOM yang sebelumnya telah diselenggarakan di Tangerang Selatan.

Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan di Palembang, Makassar, Surabaya, Banjarmasin dan Serang.

Tony mengatakan, dalam rantai pangan, ritel merupakan simpul akhir yang berhubungan langsung dengan masyarakat selaku konsumen.

Untuk memastikan risiko kerusakan pangan yang diserahkan kepada konsumen dapat diminimalkan, BPOM RI telah menerbitkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor HK.O3.1.23.11.10569

Tahun 2011 tentang Pedoman Cara Ritel Pangan Yang Baik (CRPB).

"Kerusakan pangan adalah akibat kesalahan dalam penanganan, pemajangan dan penyimpanannya. Itu yang ingin kami minimalisir," kata Tony.

Tony menyebut, CRPB merupakan pedoman kegiatan yang wajib dilakukan di tempat penjualan termasuk toko modern agar pangan yang diperdagangkan atau diperjualbelikan terjaga mutunya, aman dan layak dikonsumsi.

"Sebagai rantai pangan terakhir yang langsung berhubungan dengan konsumen, kegiatan ritel sangat penting dalam menyediakan pangan yang aman bagi masyarakat," katanya.

Melalui kegiatan ini, Tony mengaku pihaknya ingin menjaga kualitas dan keamanan produk.

"Kami ingin menghadirkan toko toko yang dapat dipercaya oleh pelanggan, pelanggan adalah fokus utama kami. Oleh karena itu, kami berterima kasih kepada BPOM khususnya Balai Besar POM Semarang, Balai Besar POM Yogyakarta, Loka POM Banyumas, dan Loka POM Surakarta yang telah mendukung kami untuk memperkuat pemahaman terkait regulasi yang berlaku sehingga kami dapat lebih memahami dan mengaplikasikan dalam kegiatan operasional sesuai Good Retail Practices," katanya.

Diskusi ini dihadiri oleh para store manager Giant dan Hero Supermarket di wilayah Jateng dan DIY.(*)

Penulis: muh radlis
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved