Kompetisi rampung, PSIS Liburkan Tim sampai Awal Tahun 2019

Pasca Liga 1 2018 berakhir, seluruh skuat dan tim pelatih PSIS Semarang untuk sementara waktu diliburkan.

Kompetisi rampung, PSIS Liburkan Tim sampai Awal Tahun 2019
franciscus ariel setiaputra
Liluk PSIS 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pasca Liga 1 2018 berakhir, seluruh skuat dan tim pelatih PSIS Semarang untuk sementara waktu diliburkan.

Rencananya, PSIS Semarang baru akan kembali menjalani pemusatan latihan awal tahun depan. Disamping menunggu jadwal babak 32 besar Piala Indonesia.

Kendati PSSI belum merilis drawing babak 32 besar Piala Indonesia, kemungkinan Skuat Mahesa Jenar besar bakal bertemu Persik Kendal di zona 4 Piala Indonesia.

Selain itu, saat ini manajemen PSIS juga tengah melakukan negosiasi ulang terkait kontrak pemain. Sebab, rata-rata masa kontrak pemain PSIS sudah akan habis pada bulan desember ini.

"Kami meberikan kesempatan kepada pemain biar pulang ketemu keluarga, biar lebih rileks lagi. Setelah ini, PR kami tidak gampang. Karena kami harus menego ulang pemain, kemudian kami rapatkan mengenai pemain yang akan dipertahankan," kata General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto, Senin (10/12/2018).

Sebelumnya, manajemen PSIS Semarang dan pelatih Jafri Sastra menyatakan sepakat untuk kembali bekerjasama. Bahkan, pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut diperpanjang kontraknya selama dua tahun kedepan.

"Memang kami jauh-jauh hari sudah komunikasi dengan coach Jafri terkait dia masih melatih di Semarang. Coach Jafri boleh dikatakan sudah sepakat dengan kami. Tinggal tanda tangan saja," kata Liluk.

"Saya yakin coch Jafri punya komitmen dengan kesepakatan sebelumnya," imbuhnya.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, Jafri Sastra juga disebut sudah memberikan laporan hasil evaluasi terkait kinerja pemain selama satu musim belakangan ini.

Disebut Liluk, laporan tersebut nantinya akan jadi acuan PSIS untuk mempertahankan pemain yang masih layak berkostum PSIS dan pemain yang harus dicoret. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved