Menteri Sri Mulyani Bersama Gubernur Ganjar Pranowo Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 10,3 Miliar

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memusnahakan barang ilegal di Kantor Bea Cukai Jateng-DIY.

Menteri Sri Mulyani Bersama Gubernur Ganjar Pranowo Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 10,3 Miliar
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Menteri Keuangan Sri Mulyani (dua dari kanan) menunjukan barang ilegal sebelum dimusnahkan di kantor baru Bea dan Cukai wilayah Jateng dan DIY, Jalan Ahmad Yani Semarang, Rabu (12/12/2018). 

"Kategori minuman keras, semakin tinggi kadar alkohol akan semakin mahal pita cukainya. Makanya kemudian di situ banyak potensi penyelundupan untuk menghindari pita cukai," imbuh Sri Mulyani.

Pengusaha Bingung Urus Nomor Induk Berusaha, Bea Cukai Semarang Gelar Sosialisasi ‎OSS

Ia mencontohkan minuman dengan merek Vodka dengan kadar alkohol 40 persen cukainya juga akan lebih mahal dibanding Wine yang hanya 20 persen atau bahkan bir yang cuma 5 persen.

Pengusaha kemudian mengakali dengan menyelundupkan atau dengan memasang cukai palsu.

Selain minuman keras, produk lain yang juga ingin ditekan keberadaan barang ilegalnya adalah rokok.

Mantan manajer bank dunia tersebut mengklaim bahwa pemerintah telah berhasil menekan keberadaan rokok ilegal dari 12 persen di angka 7 persen saja.

"Tujuh persen dari produksi 40 milar batang per tahun berarti masih ada sekitar 200 jutaan batang rokok ilegal. Bicara penurunan kita tekan lagi sampai 3 persen," tandasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved