Teroris KKB Hujani Tembakan Pos TNI dari Perbukitan

Pos TNI yang baru di dirikan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, diserang teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB)

Teroris KKB Hujani Tembakan Pos TNI dari Perbukitan
Facebook TPNPB/Tribunnews
Foto Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, yang terunggah melalui akun Facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), memberikan pernyataan atas pembantaian puluhan pekerja PT Istaka Karya. 

TRIBUNJATENG.COM, TIMIKA -- Pos TNI yang baru di dirikan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, diserang teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB), Selasa (11/12).

Kapendam 17 Cenderawasih Kolonel M Aidi mengatakan, penyerangan pos TNI itu terjadi sekitar pukul 06.15 WIT.

"Tadi pagi sekitar pukul 06.15 WIT pos TNI yang baru dibangun di Yigi pasca-terjadinya pembantaian terhadap puluhan Karyawan PT Istaka Karya di Puncak Kabo Distrik Yigi tanggal 2 Desember lalu, mendapatkan serangan dari pihak kelompok separatis," kata Aidi dalam rilisnya, Selasa (11/12).

Aidi menjelaskan, serangan berasal dari arah barat di atas ketinggian atau perbukitan dengan jarak sekitar 500-600 meter dari pos TNI dengan kondisi medan rimbun tertutup pohon-pohonan. KKB menghujani pos TNI dengan tembakan dari balik pepohonan.

Anggota TNI yang ada di pos berusaha membalas tembakan sehingga terjadi kontak senjata.

"Mendapatkan serangan, prajurit TNI bukannya lari meninggalkan pos, tetapi separuh kekuatan berusaha melakukan pengejaran ke arah datangnya serangan dipimpin oleh Dan Pos Lettu Inf Ardan. Sementara yang lain mengamankan pos," kata Aidi.

Lanjut Aidi, KKB melarikan diri secara terpencar masuk hutan sembari sesekali melancarkan serangan. Namun, pasukan tetap melakukan pengejaran dengan memanfaatkan jejak KKB yang ditemukan.

Akibat serangan tersebut dilaporkan bahwa dua prajurit mengalami luka tembak. Korban atas nama Pratu Budi luka tembak di bahu dan Praka Aswad luka ringan di pelipis karena masalah amunisi.

Kedua korban dievakuasi melalui jalur darat dari Yigi ke Distrik Mbua untuk selanjutnya dievakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter ke Wamena.

"Belum diketahui dari pihak KKB apakah ada jatuh korban atau tidak karena jarak yang cukup jauh dengan kondisi medan ekstrem dan tertutup. Namun, pada saat kontak tembak, prajurit berusaha membalas tembakan secara terarah dan terbidik," tutur Aidi.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved