Sopir Ini Sebut Lewat Jalan Tol Tak Sepenuhnya Aman
Akibatnya, sopir yang bernama Shodiq mengalami luka lecet di kelopak mata bagian kiri.
Penulis: rival al manaf | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Meski mengalami peristiwa yang hampir mencelakakan keselamatannya namun Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Sigit Ibnugroho belum berniat membuat laporan polisi.
Sebelumnya, kendaraan yang ditumpangi Caleg DPR RI dapil 1 Jateng itu terkena lemparan batu saat melintas di tol Bawen-Semarang, Kamis (13/12/2018) dini hari.
Akibatnya, sopir yang bernama Shodiq mengalami luka lecet di kelopak mata bagian kiri.
Sementara Sigit selamat karena duduk di kursi tengah.
Meski demikian, ia sempat syok atas kejadian itu.
Batu sebesar kepalan tangan orang dewasa masih berada di dalam mobilnya belum ia singkirkan.
Serpihan kaca kendaraan masih berserakan di dalam interior mobil.
"Saya belum berencana membuat laporan ke polisi."
"Menurut saya ini kejadian berada di jalan tol yang ada pengelolanya."
"Saya menunggu langkah pengelola dahulu tindakannya seperti apa," terang Sigit.
Ia berujar jika kejadian itu ia alami di jalan umum maka ia akan segera melapor ke pihak kepolisian.
Sementara sang sopir, Shodiq yang mengalami luka ringan berujar akan mengikuti perintah majikannya.
"Saya ngikut pak Sigit yang jelas semalam sempat kaget saja ada peristiwa seperti itu, bersyukur lah nggak kenapa-kenapa," terangnya.
Ia bersyukur karena batu yang menghantam kaca menerobos masuk ke kursi depan bagian kiri.
Bukan langsung mengenai badannya.
"Saya melaju tidak dalam kecepatan tinggi 60 kilometer perjam sesuai perintah bapak, tiba-tiba batu jatuh dari atas," terangnya.
Atas kejadian yang dialaminya itu, ia menilai jalan tol tidak sepenuhnya aman.
Di lain sisi, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja menambahkan kepolisian tidak bisa menproses kejadian tersebut jika tidak ada pelaporan.
"Karena bukan OTT ya, jadi harus ada laporan dari korban dahulu baru kepolisian bisa melakukan proses penyidikan atau penyelidikan," pungkasnya.
Sementara itu dari pihak Trans Marga Jateng selaku pengelola jalan tol belum bisa dimintai konfirmasi terkait hal ini.
Beberapa kali telepon yang dilakukan ditolak dan pesan melalui Whatsapp juga diabaikan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sigit-ibnugroho-menunjukan-kaca-mobilnya-yang-pecah-akibat-lemparan-batu-kamis-13122018.jpg)