Wali Kota Salatiga: Pengadaan Barang Jasa Melalui Pemanfaatan Teknologi Lebih Transparan dan Efisien

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto mengungkapkan, pengadaan barang dan jasa pemerintah sempat menjadi sorotan masyarakat

Wali Kota Salatiga: Pengadaan Barang Jasa Melalui Pemanfaatan Teknologi Lebih Transparan dan Efisien
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Salatiga mencoba aplikasi baru pengadaan barang dan jasa yang baru saja diluncurkan, Kamis (13/12/18) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Wali Kota Salatiga, Yuliyanto mengungkapkan, pengadaan barang dan jasa pemerintah sempat menjadi sorotan masyarakat lantaran belum sepenuhnya transparan.

Hal tersebut disampaikan saat pembukaan kegiatan Pembinaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2018 di Gedung Setda Kota Salatiga, Kamis (13/12/18).

Menurutnya, pengggunaan teknologi informasi dalam pengadaan barang dan jasa menjadi sebuah keharusan. Hal ini dinilai lebih transparan dan akuntabel.

"Pemanfaatan teknologi informasi di bidang pengadaan barang/jasa, telah mengembalikan kepercayaan masyarakat karena dinilai lebih transparan dan lebih efisien," papar Yuliyanto.

Lebih lanjut, hal ini dapat dibuktikan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) telah diperoleh efisiensi pengadaan sebesar 10% setiap tahunnya.

Dia juga mengatakan, dalam aturan tender, terdapat perubahan jadwal pemilihan penyedia, semula kalender menjadi hari kerja. Sehingga waktu pemilihan penyedia semakin bertambah.

"Saya harap semuanya dapat segera menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan tersebut. Sehingga apa yang kita kerjakan dapat berjalan dengan tertib," tandasnya.

Dalam kegiatan pembinaan pengadaan barang dan jasa, Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menghadirkan dua narasumber yakni Kajari Salatiga, Yudi Kristiana dan Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Salatiga, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan juga Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa.

Ketua Panitia Kegiatan yakni Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah, Suryana Adi Setiawan mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan evaluasi dan masukan terkait dengan pengadaan barang/jasa sekaligus persiapan pengadaan barang/jasa pada tahun 2019.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman para PNS terkait aspek hukum dalam proses pengadaan barang dan jasa sehingga risiko hukum dapat dihindari," jelas Suryana.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Salatiga juga meluncurkan aplikasi pengiriman berkas pengadaan hingga hasil pengadaan. Aplikasi tersebut bisa diakses melalui pbj.salatiga.go.id.

"Aplikasi ini memiliki fitur-fitur yang mempermudah dan mempercepat pekerjaan pengadaan barang/jasa seperti
pembuatan surat dan dokumentasi secara digital, menu kaji ulang paket, reminder jadwal pemilihan penyedia, dan lain sebagainya," paparnya. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved