Petani Asal Kemutug Lor Baturraden yang Hilang Ditemukan di Sungai Pelus

Teka-teki hilangnya Sudiro (50) petani asal Rt 4/5 Kemutug lor Kecamatan Baturraden Banyumas akhirnya terkuak

Petani Asal Kemutug Lor Baturraden yang Hilang Ditemukan di Sungai Pelus
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Evakuasi jasad Diro, petani asal desa Kemutug lor Baturtaden yang hilang Selasa lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Teka-teki hilangnya Sudiro (50) petani asal Rt 4/5 Kemutug lor Kecamatan Baturraden Banyumas akhirnya terkuak.

Sudiro berhasil ditemukan di sungai Pelus yang menjadi muara sungai Belot, Desa Dukuh Waluh Kecamatan Kembaran Banyumas. Nahas, Diro ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Lokasi ditemukannya jasad petani itu titik kurang lebih 15 kilometer dari lokasi kejadian yang diduga tempat pertama kali korban hanyut.

"Korban dibawa ke RS Margono untuk divisum. Selanjutnya operasi sar gabungan ditutup,"kata Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono

Koordinator Tagana Banyumas Ady Candra menjelaskan, jasad Diro pertamakali ditemukan oleh Eko Hartono (27) Jumat pagi (14/12), di sungai Pelus Desa Kembaran Banyumas.

Kejadian itu lantas dia laporkan ke Kades Dukuhwaluh yang diteruskan ke Polsek Kembaran. Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi jenazah dari tengah sungai menuju daratan.

Setelah diperiksa oleh Dokter Rumah Sakit Margono dan Tim Inafis, jenazah teridentifikasi atas nama Sudiro (50) warga RT 01 RW 02 Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturraden Banyumas yang hilang sejak Selasa, (11/12).

Tim SAR Gabungan dan warga telah mengupayakan pencarian sejak hari Selasa malam hingga Kamis sore dengan berbagai upaya, baik melalui penyelaman, serta penyisiran di sungai Belot sampai ke Curug Belot, namun usaha tersebut belum membuahkan hasil. Sampai Jumat pagi ini, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban dimungkinkan terpeleset di sungai Belot yang letaknya hanya berjarak 10 meter dari sawahnya.

Diro memang terbiasa mencuci cangkul dan pakaiannya, serta mandi di Sungai Belot sebelum kembali ke rumah dari aktivitasnya bertani. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved