Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabup Kudus Sebut Kas Daerah Kritis, Mobdin yang Tak Terpakai Akan Dilelang

Wakil Bupati Kudus Hartopo menyebut kas daerah kritis. Oleh sebab itu, dia meminta agar kendaraan dinas yang sudah tak terpakai untuk segera dilelang

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Wakil Bupati Kudus Hartopo saat meninjau kendaraan dinas yang hendak dilelang, Jumat (14/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Wakil Bupati Kudus Hartopo menyebut kas daerah kritis. Oleh sebab itu, dia meminta agar kendaraan dinas yang sudah tak terpakai untuk segera dilelang demi menambah kas daerah.

"Hari ini aslinya saya ada agenda ke Bandung, tapu tidak bisa berangkat karena tidak ada anggaran," kata Hartopo saat mengecek mobil dinas di kompleks Pendopo Bupati Kudus, Jumat (14/12/2018).

Meski begitu dia tidak menyebut nominal kas daerah yang masih ada, serta agenda lawatannya ke Bandung.

Kendaraan dinas yang sejak 2017 sudah berencana dilelang itu sampai saat ini masih belum laku terjual. Ada 18 mobil serta satu kendaraan roda dua.

"Kalau tidak kunjung laku, dikhawatirkan akan terus terjadi penyusutan drastis," kata Hartopo.

Saat mengecek kendaraan, Hartopo didampingi oleh seorang calon pembeli, Mahmudi (55). Namun dia masih belum bisa menentukan kepastian untuk membeli aset milik Pemkab.

"Lihat dulu, belum bisa menentukan apakah jadi apa belum," kata Mahmudi.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan, Pendapatan, dan Keuangan Daerah (BPPKAD) Kudus, Eko Djumartono mengatakan, enam kendaraan dinas yang tak terpakai sudah dipinjam-pakaikan ada tujuh kendaraan.

"Ada tujuh kendaraan yang dipinjam-pakaikan ke instansi lain. Di antaranya Polres Kudus, Kesbangpol, Bawaslu, Dishub, Dinas Sosial untuk JPPA, Kemenag untuk Nahdlatul Ulama," kata Eko.

Sebelumnya pada Oktober 2017 nilai lelang untuk sepaket kendaraan dinas dipatok sebesar Rp 1.58 miliar. Namun belum ada pembeli yang kepincut. Kemudian nilai lelang diturunkan menjadi Rp 1.2 miliar, tetap juga belum laku terjual. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved