Rawan Kecelakaan, Kementerian PUPR Bangun Jalur Penyelamat di Sekitar Flyover Kretek Brebes

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun jalur penyelamat di Flyover Kretek, Brebes, Jawa Tengah.

Rawan Kecelakaan, Kementerian PUPR Bangun Jalur Penyelamat di Sekitar Flyover Kretek Brebes
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI P
Kondisi arus lalu lintas di jalur Purwokerto-Pejagan, tepatnya di flyover Kretek, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Rabu (20/6/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai membangun jalur penyelamat atau escape ramp pada awal 2019 mendatang.

Hal itu sesuai dengan kesepakatan sejumlah pihak pada rapat koordinasi di Kementerian Perhubungan untuk penanganan lokasi rawan kecelakaan di flyover Kretek, Brebes, Jawa Tengah, Jumat (14/12/2018) kemarin.

Penanganan jangka menengahnya yakni pembangunan escape ramp di dekat turunan flyover Kretek atau di sebelah kiri bagi kendaraan dari arah selatan (Purwokerto) menuju ke utara (Tegal/Pejagan).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasion Batas Banyumas-Pejagan Brebes-Tegal, Balai Besar Pelaksanaan Jalan VII Kementerian PUPR, Himawan Teguh Santoso, menuturkan jalur penyelamat akan dibangun dekat dengan flyover di sisi utara.

Utang Getih Nyaur Getih, UPS Kota Tegal Pentaskan Drama Berbahasa Tegal

"Jalur penyelamat dibangun di sisi utara sekitar 350 meter atau di depan gardu induk PLN Paguyangan," kata Himawan, Sabtu (15/12/2018).

Ia berharap kontrak pekerjaan cepat rampung sehingga awal 2019 sudah bisa dikerjakan.

Rencananya, ada total jalur sepanjang 135 meter. Dari panjang tersebut 26 meternya untuk konstruksi jalur penyelamat.

Jalur penyelamat, kata dia, bukan hanya bangunan yang menyerupai tanjakan, namun juga harus dibikin jalur buangan untuk menuju ke jalur penyelamat tersebut.

Jalur buangan dibuat divergen (memisah) atau seperti huruf 'V' dari jalur utama, bukan berbentuk belokan seperti jalur penyelamat yang dibuat Pemkab Brebes di depan terminal lama Bumiayu saat ini.

Jelang Libur Akhir Tahun, Dinkes Kota Tegal Sidak Kesehatan Sopir di Terminal Tipe A Kota Tegal

Di jalur penyelamat yang akan dibangun Kementerian PUPR itu, rencananya ada lahan warga yang harus dibebaskan.

Totalnya ada 10 warga yang lahannya harus dibebaskan untuk dijadikan jalur penyelamat.

Dengan begitu, ada dua jalur penyelamat yang ada setelah turunan panjang flyover Kretek di sisi utara.

Jalur penyelamat yang telah dibangun pemda pada Agustus 2018 lalu yakni berjarak sekitar dua kilometer dari flyover. Karena itu dinilai kurang efektif.

Seperti diketahui, lokasi di sekitar flyover sering terjadi kecelakaan. Sudah ada belasan bahkan puluhan kecelakaan lalu lintas di flyover setelah dioperasionalkan pada Agustus 2017 lalu. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved