Breaking News:

Tim Saber Pungli Kota Tegal Menindak 10 Kasus Sepanjang 2018

Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Kota Tegal total melakukan penindakan sebanyak 10 kasus sepanjang 2018

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Wakapolres Tegal Kota, Kompol Pri Haryadi (kiri) selaku Ketua Harian Pelaksana Tugas Satgas Saber Pungli UPP Kota Tegal saat Rakor dan Anev Kegiatan Saber Pungli di aula Kantor Sekretariat Saber Pungli Eks Samsat, Balaikota Tegal, Senin (17/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Kota Tegal total melakukan penindakan sebanyak 10 kasus sepanjang 2018.

Penindakan tersebut dilakukan Satgas Saber Pungli bersama pihak lain.

"Ada 10 kasus selama 2018 ini," kata Wakapolres Tegal Kota, Kompol Pri Haryadi selaku Ketua Harian Pelaksana Tugas Satgas Saber Pungli UPP Kota Tegal saat Rakor dan Anev Kegiatan Saber Pungli di aula Kantor Sekretariat Saber Pungli Eks Samsat, Balaikota Tegal, Senin (17/12/2018).

Kasus pungli paling banyak dilakukan dengan modus di jalanan. Misalnya, juru parkir liar, memalak pengendara, menjual minuman dan dengan memaksa.

Selain itu, tim juga berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) tiga wartawan abal-abal yang mengaku tim saber pungli pusat.

Meskipun demikian, menurutnya hasil yang telah dicapai selama kurun waktu 2 tahun terakhir ini diakuinya belum optimal.

"Untuk tahun ini yang proses penyidikan terkait OTT yang mengaku tim saber pungli pusat dan pungli di jalanan, seperti parkir dan tukang palak di jalanan," jelasnya.

Namun, dengan kerjasama, sinergitas dan informasi masing-masing kelompok kerja, pihaknya optimis mampu lebih menyentuh terkait adanya keluhan-keluhan pungutan di pelayanan publik.

Sementara, terkait pelayanan informasi dan pengaduan dari masyarakat. Sosialisasi pemasangan spanduk-spanduk imbauan, serta call center dan website yang dapat diakses masyarakat juga disiapkan.

"Dari beberapa pengaduan dan keluhan dari masyarakat yang masuk, sudah kami langsung tindak lanjuti," imbuhnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved