Ujian Muslim Uighur di China, Dari Tak Boleh Puasa Ramadhan hingga Dilarang Bernama Islami

Bagi Anda Muslim di Indonesia harusnya banyak bersyukur dan selalu meningkatkan ibadah Anda sesuai keyakinan Anda.

Ujian Muslim Uighur di China, Dari Tak Boleh Puasa Ramadhan hingga Dilarang Bernama Islami
afp
PBB menyatakan khawatir atas penahanan massal kelompok Muslim Uighur di Cina dan menuntut pembebasan mereka. 

TRIBUNJATENG.COM -- Bagi Anda Muslim di Indonesia harusnya banyak bersyukur dan meningkatkan ibadah Anda sesuai keyakinan Anda.

Bila dibandingkan Suadara Muslim Uighur di wilayah Xinjiang, Cina Barat sana. Mereka kesulitan beribadah dan mendekatnya diri dengan Sang Pencipta.

Jangankan untuk berdoa dan bersujud di masjid, sekadar pemilihan nama-nama dengan identitas keislaman pun tak pernah mudah bagi lebih dari 10 juta jiwa Muslim di wilayah Xinjiang, Cina Barat ini.

Mereka adalah etnis Uighur, etnis Muslim yang mendominasi hampir setengah populasi Xinjiang.

Sudah sejak bertahun silam, aturan dan kebijakan baru dibuat oleh Pemerintah Cina untuk wilayah otonomi Xinjiang.

Peraturan tersebut melarang warga Uighur menggunakan burka, memiliki jenggot panjang, menggunakan nama-nama tertentu (yang di dalamnya termasuk nama Muhammad), dan bahkan berpuasa saat Ramadan.

Walau selalu dalam penyangkalan Pemerintah China, semua aturan di Xinjiang itu membuat mayoritas Muslim Uighur terdiskriminasi, mereka tak bebas berIslam.

Pertengahan 2017 lalu, sejumlah media internasional sempat menyoroti regulasi Pemerintah China yang mengatur nama-nama warga Xinjiang.

Dalam aturan tersebut, setiap orang tua di Xinjiang tak boleh memberi anaknya beberapa nama, termasuk di dalamnya nama Muhammad, Jihad, Islam dan beberapa nama identitas keislaman lainnya.

Jika orang tua di Xinjiang melanggar, maka si anak akan hilang semua haknya atas layanan kesehatan dan pendidikan yang disediakan Pemerintah Cina.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved